Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Mahardian Dewo N mengatakan, korban (marbot masjid, Red) melaporkan kejadian tersebut dengan menunjukkan bukti kamera closed circuit television CC TV. Korban mengetahui motornya dicuri saat hendak memindahkam motor yang terparkir di masjid.
Dalam tangkapan kamera CCTV, terekam aksi seorang laki-laki mengenakan jaket Gojek dan helm bertuliskan ojek mencoba mengutak-atik kontak starter motor. Tak selang lama, motor marbot berhasil di gondol Kapten.
Setelah membawa kabur motor marbot, pelaku justru meninggalkan motor Supra miliknya. Bahkan, motor yang dilarikannya itu tak jauh lebih baik dari motor miliknya.
Dewo menuturkan, pelaku bersikap tak wajar. Hal itu dibuktikan bagaimana pelaku merespon setiap pertanyaan yang dilontarkan dari kepolisian. Menurutnya, Kapten, warga Baturetno, Banguntapan, Bantul itu mengalami gangguan kejiwaan. "Secara kejiwaan masih bisa diajak berbicara dengan baik maka tidak dilakukan pemeriksaan," ujarnya.
Sementara kapten mengaku, aksinya itu spontan. Dia nekat melakukan aksinya lantaran faktor ekonomi. Sebelumnya, dia mengaku pernah menjadi driver ojek online (ojol). Namun, keterangannya tidak dapat dibuktikan. Sebab, setelah dilakukan pengecekan tak ada satu pun aplikasi ojol ditemui. Namun, kapten berdalih lantaran sepi karena pandemi dan handphone miliknya hilang. ”Akhirnya berhenti bekerja sebagai ojol,” kilahnya. (mel/bah)
Editor : Editor Content