Penghargaan diserahkan langsung oleh Pengkaji Bahasa Aji Prasetyo, Pengkaji Bahasa Sigit Arbai’I, dan Analis Kata dan Istilah Nindwihapsari ke Kantor Radar Jogja, Rabu (30/12).
Pengkaji Bahasa Sigit Arba’i mengatakan, penghargaan ini diberikan berdasarkan kriteria tertentu. Mulai dari diksi kata, penggunaan istilah, kalimat dalam paragraf dan lain sebagainya. ”Ada 15 media daring yang masuk. Dari jumlah itu, nilai Radar Jogja paling tinggi,” jelasnya.
Pengkaji Bahasa Aji Prasetyo menambahkan, kegiatan pemberian penghargaan ini dilakukan setiap tahun oleh Balai Bahasa DIJ dengan kategori yang berbeda. Tahun-tahun sebelumnya ada kategori untuk tokoh, instansi pemerintahan, media massa, perhotelan, dan lainnya.
Pemred Radar Jogja (Digital) Reren Indranila berterima kasih atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini menjadi semangat bagi tim redaksi, baik wartawan dan editor, untuk tetap menyajikan berita dengan baik. ”Media massa ataupun media daring memiliki tanggung jawab edukasi terhadap pembacanya, termasuk dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, sehingga penyajian berita tetap enak dibaca dan menambah wawasan bahasa kepada masyarakat,” jelasnya. (asa/ila) Editor : Administrator