"Pertama di sini selanjutnya nanti Pule Payung, Kulonprogo lalu objek wisata Ngingrong, Gunungkidul," katanya ditemui Senin (17/08).
Wahyu menjelaskan, sebelumnya ada pelatihan program adaptasi baru di wisata yang terdiri dari 22 peserta Pokdarwis Embung Senja selama seminggu. Selama dua bulan terakhir Embung Senja menjadi tujuan wisatawan. Jumlah pengunjung mencapai 18.500 orang.
"Itu diluar sepeda kalau sama sepeda tidak tercatat lagi. Maka, karena akumulasi (jumlah pengunjung) ini kita dipercaya jadi pilot project," katanya.
Terkait standar operasional kesehatan Covid-19 yang diterapkan di Embung Senja menurut Wahyu dimulai sejak pengunjung datang. Pengunjung akan diminta cuci tangan dan dicek suhu dan diperiksa penggunaan masker. "Masuk parkir, cuci tangan, dicek thermogun kalau suhu diatas 37,3 harus masuk tenda karantina, mengisi buku tamu untuk mendeteksi dari mana saja," katanya.
Wahyu mengatakan, dari beberapa standar kesehatan yang ditetapkan memang ada beberapa pengunjung yang tidak menggunakan masker. Pihak pengelola pun sudah menyiapkan masker bagi pengunjung tersebut. "SOP Kesehatan Covid-19 ini agar pariwisata kita segera bangkit dengan protokol Covid-19," katanya.
Lebih lanjut Wahyu mengungkapkan, pada acara penutupan pelatihan Standar Operasional Adaptasi Baru Covid-19 pihaknya menggelar deklamasi komitmen protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, untuk memeriahkan acara juga menggelar Festival Kopi Embung Senja di lokasi.
"Tentu semuanya sesuai standar protokol kesehatan Covid-19, kita menerapkan protokol agar pengunjung merasa dilindungi," katanya.
Festival Kopi Embung Senja ini, menurut Wahyu, untuk menyesuaikan pasar, 500 cup kopi dibagi secara gratis kepada pengunjung. "Kami sudah dites selama seminggu, maka kami terapkan," katanya.
Wahyu menjelaskan, lahan Embung Senja seluas 5 Ha ini dinilai pas untuk mengenalkan kopi kepada masyarakat. Terlebih kopi asal Sleman hanya kopi Merapi. "Kopi Senja ini dari berbagai daerah seperti Pati, Malang, Banyuwangi. Kita bagikan gratis," katanya.
Wahyu menambahkan saat ini untuk masuk ke Embung Senja tidak dipungut karcis. Pengunjung hanya membayar parkir kendaraan saja. "Ada mini zoo, taman, dan embung. Masuk gratis hanya bayar parkir motor Rp 5.000 dan mobil Rp 10.000," katanya. (naf/ila) Editor : Administrator