RADAR JOGJA – Yogyakarta menjadi salah satu tempat yang memiliki berbagai budaya.
Masuknya Islam di Indonesia tak meninggalkan ajaran Hindu dan Buddha yang ada.
Salah satu peninggalan yang masih terkenal dan aktif beroperasi sampai saat ini adalah Tamansari.
Di balik pesona keindahan arsitekturnya, Tamansari banyak menyimpan cerita-cerita yang tak bisa dijelaskan secara logika.
Kompleks yang dulunya digunakan sebagai taman air bagi sultan, kini menjadi tempat wisata yang populer dan dipenuhi wisatawan setiap harinya.
Tamansari memiliki cerita mistis yang menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun internasional.
Wisata Tamansari dari waktu ke waktu semakin banyak dikunjungi oleh wisatawan. Baik lokal maupun internasional.
Keindahan arsitektur peninggalan masa kesultanan dan nilai historisnya menjadikan tempat ini sebagai destinasi yang patut dikunjungi, namun tidak dengan hal mistisnya.
Banyak pengunjung mengatakan pernah mengalami kejadian-kejadian diluar nalar.
Menurut seorang saksi, Warsito, ada salah satu pengunjung yang sedang membeli minuman di angkringannya.
Tiba-tiba, tanpa sebab yang jelas wisatawan tersebut berteriak histeris dan tubuhnya mulai bergerak tidak terkendali.
Beberapa orang menyadari bahwa ia tengah mengalami kerasukan atau yang bisa disebut “kerauhan” dalam istilah jawa.
“Waktu itu pernah ada ibu-ibu yang berkunjung sendiri, terus dia minta dibuatkan es teh jumbo. Nah, tiba-tiba dia mengerang seperti harimau gitu, terus langsung kesurupan. Kesurupannya juga lama sampai akhirnya ibu itu dijemput langsung sama pihak hotel tempat dia menginap.” Kata Warsito
Warsito menambahkan, kejadian semacam itu bisa terjadi pada siapa saja, terutama jika seseorang dalam kondisi pikiran yang tidak tenang dan melamun.
Tempat- tempat seperti Tamansari tidak dipungkiri adanya energi spiritual di dalamnya mengingat itu adalah peninggalan kerajaan.
Dengan segala keindahan dan kisah mistis yang menyertainya, Taman Sari tetap menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa sejarah dan budaya yang kental.
Meskipun banyak pengalaman aneh dan tak terjelaskan yang dilaporkan oleh pengunjung, hal ini justru menambah daya tarik tempat ini.
Para pemandu wisata dan penjual angkringan seperti Suranto dan Warsito, terus mengingatkan kepada pengunjung untuk menghormati tempat tersebut dan menjaga sikap selama berada disana.
Taman Sari bukan hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang mengajak kita untuk merenungkan warisan budaya dan sejarah yang telah ada sejak lama.
Penulis: Dela Apriyanti
Editor : Bahana.