Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Digitalisasi, Table Mapping Tampilkan Sepuluh Koleksi Museum Tosan Aji, Tiekt Masuk Nontunai

Jihan Aron Vahera • Selasa, 22 Oktober 2024 | 11:40 WIB
Pengunjung Pemeran Temporer 2024 di Museum Tosan Aji saat mencoba table mapping yang ada di dalam museum, Senin (21/10/2024).
Pengunjung Pemeran Temporer 2024 di Museum Tosan Aji saat mencoba table mapping yang ada di dalam museum, Senin (21/10/2024).

 

PURWOREJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo terus meningkatkan minat generasi muda untuk berkunjung ke museum. Museum Tosan Aji resmi di-launching menuju museum digital oleh Pjs Bupati Purworejo pada Senin (21/10).

Kabid Kebudayaan, Dindikbud Purworejo Dyah Woro Setyaningsih mengungkapkan, digitalisasi museum tersebut untuk menjawab perkembangan teknologi saat ini.

Selain itu, untuk meningkatkan daya tarik pengujung museum khususnya generasi muda. "Karena anak muda saat ini lebih suka dengan hal yang berbau teknologi," ujarnya Senin (21/10).

Adapun digitalisasi museum itu meliputi menampilkan koleksi secara atraksi virtual menggunakan table mapping, menyediakan website sebagai fasilitas informasi digital museum, akses terintegrasi menuju semua platform digital museum, hingga fasilitas pembayaran tiket museum secara nontunai.

Baca Juga: Pesan dari Jogja Untuk Prabowo- Gibran Perhatikan Kesejahteraan Pendidik PAUD dan Pelaku Usaha Disabilitas

Baca Juga: Politisi PDIP Eko Suwanto Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kondusif Jelang Coblosan Pilkada 27 November 2024

"Untuk koleksi yang ada di table mapping memang baru sepuluh baik keris, tombak, dan sebagiannya," sebutnya. Dengan table mapping itu, pengunjung tidak hanya melihat koleksi secara fisik, tetapi juga dapat melihat secara virtual terkait penjelasan atau sejarah dari koleksi yang ada.

Untuk lebih mengenalkan digitalisasi museum itu, launching museum digital dibarengi dengan Pameran Temporer 2024 dengan tema Virtual Journey Through Time yang digelar selama tiga hari. Yaitu, dari 21-23 Oktober 2024 mendatang di kompleks Museum Tosan Aji mulai pukul 08.00 sampai 16.00.

Woro berharap, dengan pameran tersebut digitalisasi museum dapat tersosialisasi kepada masyarakat. Pameran temporer merupakan agenda tahunan dari Dindikbud Purworejo.

"Harapannya ini bisa rutin terselenggara setiap tahun. Tahun lalu, bisa mencapai 20 ribu pengunjung dalam tiga hari, tahun ini semoga lebih," ungkapnya.

Baca Juga: Hokky Caraka Menyebut Kehadiran Mazola Junior Memberi Aura Positif bagi PSS Sleman

Baca Juga: Grand Altuz Seturan Gelar Sunday Morning Training Run Bersama Indorunners Yogyakarta

Dalam pameran tersebut selain memamerkan koleksi Museum Tosan Aji, juga dipamerkan sepuluh objek pemajuan kebudayaan di Purworejo. Kemudian, pentas kesenian dan workshop hasil kajian museum dan workshop konservasi tosan aji.

Pjs Bupati Purworejo Endi Faiz Effendi sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya pameran tersebut. Menurutnya, pameran tersebut menggambarkan kesiapan Museum Tosan Aji untuk memulai perjalanan transformasi menuju museum digital.

"Pameran temporer ini, merupakan upaya nyata dalam memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Purworejo kepada masyarakat luas," ungkapnya. (han/pra)

Editor : Heru Pratomo
#anak muda #table mapping #keris #teknologi #Dindikbud #digitalisasi #Tosan Aji #Purworejo