RADAR JOGJA - Tradisi Grebeg Maulid tahun ini akan digelar oleh Keraton Yogyakarta pada Senin 16 September 2024 mendatang.
Tradisi ini digelar tiap setahun sekali dengan tujuan memperingati hari lahirnya Nabi umat Islam Muhammad SAW.
Dilansir dari Instagram @kratonjogja, dalam rangka pelaksanaan Grebeg Maulid tersebut, wisata di Keraton akan ditutup untuk umum, selama satu hari, pada hari penggelarannya Senin (16/9/24).
Bagi yang ingin melihat prosesi acaranya bisa datang di Bangsal Pagelaran dan Halaman Masjid Gedhe Kauman pada hari Senin (16/9/24).
Acaranya dimulai pukul 09.00 WIB, dengan iringan gunugan yang dikawal10 bregada Kraton Yogyakarta.
Sebelumnya, 10 bregada Kraton Yogyakarta ini sudah menggelar gladi resik Prajurit jelang Hajad Dalem Garebeg Mulud.
Agenda Gladi Resik pada hari Minggu (8/9/24) pagi tersebut dilakukan sebagaimana biasanya seperti saat pelaksanaan Garebeg Mulud berlangsung nantinya.
Rute latihan yang dilalui 10 bregada prajurit Kraton Yogyakarta untuk mengawal gunungan itu dimulai dari Kamandungan Kidul- Magangan- Kedhaton-Pagelaran-Masjid Gedhe Kauman- Ndalem Mangkubumen hingga kembali ke Kamandungan Kidul.
Pada malam harinya, setelah prosesi Garebeg Mulud, akan diselenggarakan “Bedhol Songsong” Pargelaran Ringgit Wacual Sedalu Natas Lampahan Darmadewa-Darmadewi dengan dalang MB Cermo Suwondo di Kagungan Dalem Bangsal Pagelaran.
Acara ini akan dibuka untuk umum, tanpa perlu reservasi dan tidak perlu berbusana khusus atau bebas rapi sopan saja.
Jika ingin menonton dari rumah, anda bisa melihat live streamingnya via kanal YouTube Keraton Jogja. (Muhammad Affan Himawan)
Editor : Meitika Candra Lantiva