RADAR JOGJA - Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menyelenggarakan Pentas Rebon di Gedung Concert Hall TBY, Rabu (22/5). Pementasan tersebut akan menyuguhkan tiga genre seni pertunjukan dari tiga daerah yaitu Kethoprak (Sleman), Dagelan Mataram (Bantul), dan teater (Gunungkidul).
Pentas Rebon TBY adalah wadah para seniman lintas genre untuk berkolaborasi dan sebagai laboratorium seniman muda sehingga menciptakan pembaharuan dalam seni.”Kami mendukung program ini karena interaksi atau kolaborasi antarseniman beda daerah dan genre bisa terjalin," ujar Tim Penyusun Materi Pertunjukan Kethoprak Sugiman, kemarin (20/5).
Para seniman juga bisa saling menyerap ilmu antargenre pertunjukan. Segala jenis pertunjukan jadi tidak bersekat sehingga para seniman lebih bebas dalam mengeksplore karya pertunjukan.Penampilan Kethoprak dari Sleman dalam Pentas Rebon besok akan menampilkan pertunjukan dengan naskah berjudul Asmara Barathayudha.
Tim Penyusun Materi Pertunjukan Teater dari Gunungkidul Wahyana Giri menyampaikan, pementasan yang akan di bawakan besok berjudul Malang Katresnan. Dia mengaku dalam proses latihan cukup sulit dikarenakan aktor yang akan berperan merupakan masyarakat biasa yang tidak mempunyai background kesenian."Jadi kami mengajak masyarakat desa yang cukup terpencil di Gunungkidul. Konsep penggarapan kami garap secara realis," ujarnya.
Kepala TBY Purwiati menambahkan Pentas Rebon merupakan salah satu program TBY untuk menjaring seniman-seniman muda yang digelar setiap Rabu Wage. Kelompok ataupun seniman yang terlibat adalah rekomendasi tim penyusun materi dari masing-masing seni.
Pemilihan tema mengacu pada hari besar nasional atau pun isu sosial yang sedang banyak diperbincangkan oleh masyarakat.
"Pementasan Dagelan Mataram dari Bantul akan menampilkan pementasan berjudul Seragam Anyar Gawe Onar yang mengangkat isu-isu sosial," jelasnya. (oso/din)
Editor : Satria Pradika