JOGJA - Prosesi jamasan tongkat pusaka Kiai Cakra peninggalan Pangeran Diponegoro, di kompleks Museum Diponegoro, Tegalrejo, Kota Jogja, Mingggu (20/7). Jamasan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati 200 tahun penyerbuan Ndalem Diponegoro. Salah satu pemicu Perang Jawa.
Setelah jamasan, acara dilanjutkan dengan kirab replika Tongkat Kiai Cakra yang diambil dari trah keluarga Pangeran Diponegoro.
Kirab pusaka ini melibatkan replika Tongkat Kiai Cakra yang diambil dari trah keluarga Pangeran Diponegoro. Pusaka tersebut diserahkan kepada pemuka wilayah Tegalrejo, yakni mantri anom, lalu diteruskan kepada lurah Tegalrejo. Kemudian diberikan kepada Bregada Manggolo Yudho untuk dikirabkan keliling kampung Tegalrejo.
Perjalanan kirab sepanjang 3,2 kilometer ini dimulai dan diakhiri di Pendopo Diponegoro, tempat Pangeran Diponegoro dahulu berjuang dan bertahan melawan Belanda. Di lokasi tersebut, masih berdiri tembok bersejarah yang pernah dijebol oleh sang pangeran untuk meloloskan diri saat dikepung tentara Belanda.(aga/pra)
Editor : Heru Pratomo