Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Melihat Kitab Aksara Jawa Kuno Milik Warga Triharjo Wates, Berisi Tembang Macapat, Didapat dari Keraton Jogja

Anom Bagaskoro • Selasa, 10 Juni 2025 | 15:05 WIB

 

BERUMUR RATUSAN TAHUN: Jesika Yula menjelaskan soal kitab aksara Jawa milik keluarganya. Ia menyebut kitab itu diturunkan oleh mbah buyutnya  yang didapat dari Keraton Jogj
BERUMUR RATUSAN TAHUN: Jesika Yula menjelaskan soal kitab aksara Jawa milik keluarganya. Ia menyebut kitab itu diturunkan oleh mbah buyutnya  yang didapat dari Keraton Jogj
 

KULON PROGO - Pendataan arsip bersejarah di Kabupaten Kulon Progo terus berlanjut. Salah satu yang menarik perhatian adalah kitab aksara Jawa yang dimiliki keluarga asal Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates.

Perwakilan keluarga pemilik kitab aksara Jawa Jesika Yula Anur menyampaikan, kitab yang dimiliki keluarganya telah berumur ratusan tahun. Kitab berukuran 40x50 cm dengan tebal 20 cm itu telah diturunkan dari kakek buyutnya.

"Diturunkan dari mbah buyut ke pakdhe, lalu diserahkan ke bapak saya untuk dirawat," ucap Jesika Senin (9/6).

Jesika mengatakan, kitab aksara Jawa itu diklaim berasal dari Keraton Jogja, yang berbentuk salinan pertama. Kitab itu kini telah bewarna coklat, karena bahan pembuatan berasal dari kertas yang telah berumur ratusan tahun.

Walaupun telah berumur lebih dari satu abad, tulisan yang berada di kitab itu masih terlihat jelas. Berhuruf aksara Jawa, kitab berisi tembang macapat. Setiap lembarnya berisi maksimal satu tembang, dengan ukuran huruf sedang.

Kitab ini pun masih bisa dibaca dengan jelas. Kondisi kitab peninggalan leluhur itu masih tergolong baik. Bahkan Jesika bisa membalik halaman tanpa takut kertas rusak.

Kondisi jilid juga masih kuat dengan balutan benang yang telah bewarna kuning. "Kitab berisi tembang macapat dan ajaran kehidupan," ungkapnya.

Jesika menjelaskan, kakek buyutnya sering berkunjung ke keraton bersama teman sebayanya. Mereka sering melakukan kegiatan menyanyikan tembang macapat di keraton. Hingga akhirnya, mendapat satu salinan kitab macapat.

Kini kitab yang dimiliki keluarganya telah dikurasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo.

Kitab itu masuk kategori naskah kuno dan layak menjadi penelitian. Akan tetapi, kitab masib bisa dirawat dan disimpan oleh keluarganya.

Baca Juga: Komisi III DPR  Minta Pembuat Video AI Umrah ke Borobudur Harus Dihukum karena Bisa Memecah Belah Umat

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo Duana Heru membenarkan pihaknya telah melakukan identifikasi pada kitab aksara Jawa milik keluarga Jesika.

Selain kitab itu, beberapa naskah kuno kepemilikan masyarakat juga dilakukan identifikasi. (laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#Triharjo #Kulon Progo #keraton jogja #wates #arsip #aksara jawa #tembang macapat