KEBUMEN - Momentum Ramadan di MTsN 8 Kebumen tahun ini terasa lebih berwarna. Jika biasanya siswa mengikuti program Ramadan dengan kajian dan tadarus, namun tahun ini mereka diajak untuk menjajal pengalaman baru. Yakni, dengan mengikuti pelatihan jurnalistik dasar.
Kegiatan ini diikuti sedikitnya 40 siswa dari berbagai organisasi di madrasah beserta guru pendamping. Mereka antusias mengikuti kegiatan selama tiga jam.
Pelatihan ini berlangsung sebagai ruang bagi siswa maupun guru untuk memahami tentang dunia jurnalistik.
"Puasa bukan penghalang untuk tetap produktif. Pertemuan ini harus dimanfaatkan betul oleh anak-anak," kata Kepala MTsN 8 Kebumen Sidik Wibowo Akhmad, Kamis (12/3).
Menurut Sidik, pelatihan jurnalistik menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam membentuk siswa terampil dan memiliki kemampuan menulis. Bagi dia, saat ini penting bagi siswa memiliki pemahaman jurnalistik. Karena dari jurnalistik siswa akan belajar menyampaikan ide dan gagasan secara baik dan bertanggung jawab di ruang publik.
Dia mengaku senang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Terlebih dapat berlangsung di Bulan Ramadan, bulan yang diyakini penuh berkah. Diharapkan dari hasil pelatihan ini dapat menjadi awal pembiasaan siswa di madrasah.
"Kami senang hari ini anak-anak diajak memahami pentingnya literasi, membaca dan menulis. Keduanya sangat penting," ucapnya.
Pelatihan tersebut diisi langsung narsumber dari wartawan Jawa Pos Radar Jogja. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Peserta pelatihan tidak hanya diajak mendegarkan materi, tetapi juga diminta tampil secara begantian untuk praktik singkat.
Selain pemahaman tentang jurnalistik, siswa juga dibekali materi tentang literasi digital. Materi ini diberikan agar siswa lebih bijak dalam penggunaan media sosial.
Salah satu siswa, Balqis mengaku terkesan selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, selama ini ia memahami jurnalistik hanya sebatas dari pemberitaan di media.
Dari pelatihan tersebut ia kini paham makna dan seluk-beluk jurnalistik sesungguhnya. "Baru pertama kali ikut. Jadi tahu apa itu jurnalistik," ucapnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo