KEBUMEN - SMPN 5 Kebumen terus berkomitmen menanamkan nilai literasi kepada siswa melalui berbagai aksi nyata. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu bentuk ikhtiar untuk meningkatkan kualitas siswa, khususnya dalam bidang membaca, menulis, serta berpikir kritis.
Dalam tiga tahun terakhir, SMPN 5 Kebumen konsisten menghadirkan beragam program literasi. Para siswa turut dilibatkan secara proaktif mengasah kemampuan literasi. Salah satu program rutin yang dilaksanakan adalah penciptaan karya antologi puisi buatan siswa.
"Kami pantik anak-anak menulis. Nalar kritis jalan, luapan ekspresinya dapat," ujar Kepala Sekolah SMPN 5 Kebumen Tjandra Agustina Dewanti Jumat (6/2).
Melalui cipta karya ini, siswa diajak menuangkan perasaan sekaligus imajinasi pandangan mereka dalam bentuk karya sastra. Sebagai bentuk apresiasi, kumpulan karya siswa tersebut kemudian diabadikan melalui buku. Dengan maksud memberikan makna, bahwa nilai literasi bukan hanya dipahami dengan kemampuan baca dan tulis, tetapi juga keterampilan berkarya.
"Tetap ada kurasi ya, bapak dan ibu guru juga ikut sumbang karya. Jadi kami kompak," jelasnya.
Menurut Tjandra, literasi berperan penting untuk membangun rasa percaya diri siswa. Melalui gerakan literasi, ujungnya diharapkan menjadi budaya yang tertanam dalam setiap siswa. Ia yakin kemampuan literasi dapat menjadi bekal menghadapi tantangan masa depan.
Tak hanya itu, SMPN 5 Kebumen juga membekali literasi siswa dengan kemampuan di bidang jurnalistik. Program ini ditujukan untuk membentuk karakter siswa agar lebih peka, kreatif dan komunikatif. "Literasi apa pun, entah itu bidang keuangan, jurnalistik, sastra dan sebagianya. Semua penting, semua dibutuhkan," katanya.
Tjandra mengatakan, sebagai bentuk keseriusan di bidang literasi SMPN 5 Kebumen telah menyandang Sekolah Aktif Literasi Nasional. Penyematan status tersebut menurutnya perlu dibarengi dengan komitmen dan persepsi Bersama. Sehingga nilai-nilai literasi yang ditanamkan selama ini tidak luntur begitu saja.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kebumen Sigit Dwi Purnomo menyambut baik gerakan literasi yang dicanangkan SMPN 5 Kebumen. Hal positif ini menurutnya patut menjadi contoh sekolah lain demi meningkatkan daya literasi siswa. Dia juga mengapresiasi komitmen sekolah untuk menghasilkan satu buku setiap tahun. "Saya pikir ini langkah konkret ya. Apalagi bukunya disumbangkan ke disarpus buat bahan bacaan masyarakat," jelasnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita