JOGJA - Jajaran Komisi X DPR RI melakukan kunjungan ke SMPN 5 Jogja Rabu (20/11/2024). Sebab salah satu sekolah favorit ini dinilai berhasil mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Maria Yohana Esti Wijayati menyebut, kedatangannya untuk mencari tahu soal pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Baik dari penguatan karakter, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), hingga kualitas pembelajaran dan interaksi sosial.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Polres Purworejo Tanam Jagung di Lahan 3.955 Meter Persegi
Setelah mengunjungi SMPN 5 Jogja, diketahui bahwa dukungan fasilitas, sarana prasarana, serta sumber daya berkualitas sangat diperlukan. Poin-poin tersebut, akan menciptakan pembelajaran yang berkualitas. "Ini bisa dijadikan contoh bagi sekolah lain di Jogja atau bahkan wilayah lain, agar semua sekolah itu berkualitas," pesannya.
Esti pun turut mencontohkan ekstrakurikuler (ekskul) yang disiapkan sekolah bagi siswa. Di SMPN 5 Jogja, lanjutnya, bahkan memiliki 25 ekskul. Hal ini pun dapat mengakomodasi semua minat, bakat, dan kompetensi setiap siswa. "Dari sini bisa dilihat, apa yang harus disiapkan pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk penguatan kualitas pembelajarannya," lontarnya.
Baca Juga: Kenaikan PPN 12 Persen, PHRI Gunungkidul Khawatir Terjadinya Gelombang PHK Tahun 2025 Mendatang
Dalam kunjungannya, dia juga membahas terkait Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) yang diimplementasikan di DIJ. Menurutnya hal tersebut jadi skema ideal yang perlu dilakukan daerah lain. “ASPD itu menarik dan jadi salah satu indikator yang meningkatkan kualitas pembelajaran," bebernya.
Kepala Sekolah SMPN 5 Jogjakarta Siti Arina Budiastuti menyebut, meski sudah dinilai baik oleh Komisi X, lanjutnya, sekolahnya tetap perlu berbenah diri. Bahkan saat ini, tengah berupaya untuk menjadi sekolah riset. "Dengan harapan nanti bisa memotivasi maupun menginspirasi sekolah lain merambah bidang penelitian bagi para siswa," ujarnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita