BANTUL - Siswa kelas IXA MTsN 6 Bantul mengikuti pembelajaran interaktif berbasis game menggunakan aplikasi Kahoot dengan mode Submarine. Kegiatan ini diterapkan dalam mata pelajaran bahasa Inggris.
Kepala MTsN 6 Bantul Mafrudah mengatakan penggunaan teknologi dalam pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. "Kombinasi antara materi pelajaran dan elemen permainan membuat suasana kelas lebih hidup dan interaktif," kata Mafrudah pada Senin (4/11).
Siswa tidak hanya dituntut menjawab dengan benar, tetapi juga berpikir kritis untuk menjaga keselamatan kapal selam mereka. Dalam permainannya, siswa memasukkan PIN Kahoot dan menjawab soal-soal yang ditampilkan di layar LCD melalui ponsel.
Baca Juga: Libur Jeda Kompetisi, PSIM Jogja Jaga Kondisi Fisik dan Sentuhan Bola
Baca Juga: Patbhe La Danse Bawa Tema Move Up to Healthy, Menginspirasi agar Bekerja Keras demi Meraih Impian
Mode Submarine atau kapal selam. "Jika mampu menjawab soal dapat membuka soal berikutnya, sambil melindungi kapal selam dari serangan hiu," ujarnya.
Menurutnya inovasi seperti demikian penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa. "Saya berharap metode ini dapat diterapkan lebih luas dalam mata pelajaran lainnya," ucapnya.
Dengan penerapan pendekatan seperti Kahoot mode Submarine, diharapkan siswa tidak hanya menguasai materi pelajaran. Peserta didik juga lebih termotivasi belajar aktif dan kreatif di masa mendatang. "Pembelajaran berbasis teknologi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi partisipasi dan pemahaman siswa di kelas," ungkapnya. (gun/pra)
Editor : Heru Pratomo