PURWOREJO - Paskibra SMA Negeri 6 Purworejo, Garda Adhigana miliki agenda untuk mengenang para pahlawan. Yakni, dengan menelusuri atau mengunjungi kembali tempat-tempat bersejarah yang memiliki hubungan dengan peristiwa masa lalu.
Utamanya, tempat yang memiliki makna khusus dalam sejarah, patriotisme, budaya, dan jiwa nasionalisme di kehidupan para pejuang terdahulu. Pada Sabtu (26/10), puluhan siswa yang tergabung dalam paskibra SMA N 6 Purworejo berkunjung ke Taman Makam Pahlawan Purworejo.
"Itu dalam rangka napak tilas mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segenap jiwa raga untuk bangsa Indonesia," ujar Pembina Paskibra SMA N 6 Purworejo Dwi Cahyono Adi, Minggu (27/10).
Baca Juga: Ibu-Ibu di Kalurahan Triharjo, Sleman Ikuti Lomba Gobak Sodor, Nostalgia Sekaligus Pupuk Solidaritas
Dia berharap, dengan adanya kegiatan tersebut anggota Paskibra Garda Adhigana dapat mengenang dan menghargai perjuangan yang telah dilakukan oleh pahlawan.
"Kami mengambil tema Perjuangan Perjalanan Gerilya Jenderal Sudirman, ada 53 anggota yang berjalan kaki membawa bendera organisasi dan tandu sebagai simbolis perjalanan Gerilya Jenderal Sudirman," katanya.
Puluhan anggota tersebut berjalan kaki menempuh jarak kurang lebih 14 kilometer. Mereka berjalan dari sekolah menuju Taman Makam Pahlawan Projo Handoko Loyo, kemudian kembali ke SMA Negeri 6 Purworejo.
"Kami melewati jalan pedesaan, menuju Jalan Kradenan, Jalan Secang Kidul, Jalan Sunan Kalijaga, melewati Sungai Kedung Putri, kemudian melewati sawah di Desa Lugosobo hingga berakhir di taman makam pahlawan," beber dia.
Sepanjang perjalanan, mereka diajak untuk merenungi dan merasakan bagaimana perjuangan saat melawan para penjajah dulu. "Kami minta merenungi pahlawan khususnya Jendral Sudirman yang harus melakukan perjuangannya walau dengan ditandu oleh pasukannya karena sedang menderita penyakit TBC pada saat itu," terangnya.
Ketua Paskibra SMA N 6 Purworejo Muhammad Daffa Suryana mengaku sangat senang dengan kegiatan tersebut. Meski lelah, perjalanan tetap seru dan mengasyikkan. "Semoga dengan kegiatan seperti ini, jiwa nasionalisme dapat tertanam di masing-masing anggota," harap dia. (han)
Editor : Heru Pratomo