JOGJA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Jogja menyelenggarakan Gelar Pelajar dan Pemuda Minggu (6/10/2024). Diikuti oleh puluhan siswa dari jenjang TK-SMA di bawah Yayasan Marsudirini Jogjakarta. Para siswa menunjukkan beragam kesenian. Mulai dari tari, pantomim, vokal grup dan solo, biola, dance modern, pencak silat, hingga band.
"Semoga kegiatan seperti ini bisa terus hadir, ini jadi ruang penting untuk mengembangkan bakat psikomotorik anak-anak," kata Kepala Dindikpora kota Jogja Budi Santosa Asrori dalam acara yang berlangsung di SMA Santa Maria Jogjakarta.
Budi pun mengapresiasi performa dan minat bakat yang dimiliki para siswa. Namun, dia juga menyadari, kompetisi antar satuan pendidikan kini semakin masif terjadi. Termasuk di Kota Jogja.
Hal tersebut menurutnya jadi sebuah indikator positif. Sebab masing-masing sekolah atau yayasan menunjukkan upaya untuk meningkatkan kompetensi para civitasnya. "Semoga bisa terus menyiapkan anak-anak yang berkarakter, punya kualitas afektif, kognitif, dan keterampilan yang baik," harapnya.
Sementara itu, ketua panitia acara Fransisca Indriyani mengungkapkan, expo dan pentas seni yang dilangsungkan, tidak saja untuk ajang selebrasi. Namun ada berbagai output krusial yang diharapkan. "Ini agenda dalam membangun kerja sama, untuk meningkatkan rasa kepercayaan, menerima, saling memiliki atas dasar kebersamaan dan persaudaraan," bebernya.
Adapun sekolah-sekolah yang terlibat dalam gelaran tersebut adalah TK Mater Dei, SD Marsudirini, SMP Maria Imacullata, dan SMA Santa Maria.
Dia pun menyebut, dengan jalinan kerja sama yang erat, maka akan terbangun pendidikan berkesinambungan. Sehingga akan menjadi keunggulan dan nilai plus bagi sekolah-sekolah Marsudirini. "Kami bisa karena kami bersama, itu jadi kesadaran dan keinginan yang terus menerus dihidupi dalam kehidupan bersama," tuturnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita