Di negara-negara tropis seperti Indonesia, umat Muslim biasanya berpuasa sekitar 13 jam.
Namun, di beberapa negara yang berada dekat Kutub Utara, waktu siang bisa jauh lebih panjang sehingga durasi puasa dapat mencapai 18 hingga hampir 20 jam.
Perbedaan ini dipengaruhi oleh posisi geografis dan kemiringan sumbu bumi yang membuat panjang siang dan malam tidak merata di berbagai wilayah dunia.
Negara-negara yang berada di wilayah utara bumi, terutama yang dekat dengan Lingkar Arktik, mengalami siang hari yang sangat panjang pada musim tertentu. Berikut beberapa negara dengan durasi puasa terlama di dunia.
1. Islandia
Islandia sering kali dianggap sebagai salah satu negara dengan periode puasa terpanjang.
Pada saat musim panas, orang-orang Muslim di negara ini dapat berpuasa selama kira-kira 19 hingga 20 jam karena matahari terbenam hanya dalam waktu yang singkat.
2. Norwegia
Di Norwegia, khususnya di bagian utara yang berada dekat dengan Lingkar Arktik, waktu siang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Dalam beberapa kota, lamanya puasa dapat mencapai sekitar 19 jam, tergantung pada waktu Ramadan dan lokasi wilayah tersebut.
3. Swedia
Situasi yang serupa juga terjadi di Swedia. Di kota-kota di bagian utara, orang-orang Muslim dapat menjalani puasa sekitar 18 hingga 19 jam karena matahari terbit sangat awal dan tenggelam cukup larut.
4. Finlandia
Finlandia merupakan negara yang memiliki durasi puasa panjang ketika Ramadan jatuh pada musim panas. Waktu berpuasa bisa mencapai 18 jam atau lebih, terutama di bagian utara negara ini.
5. Greenland
Sebagai daerah yang terletak dekat dengan Kutub Utara, Greenland juga mengalami waktu siang yang sangat panjang. Hal ini menyebabkan durasi puasa di sana dapat mendekati 20 jam.
6. Skotlandia
Di beberapa kota di Skotlandia, orang-orang Muslim berpuasa sekitar 17 hingga 18 jam. Meskipun tidak sepanjang negara-negara Nordik, durasi ini tetap lebih lama dibandingkan dengan banyak negara lainnya.
7. Kanada (Wilayah Utara)
Di bagian utara Kanada, khususnya di kota-kota yang dekat dengan wilayah Arktik, lamanya puasa bahkan bisa mencapai 18 jam atau lebih, tergantung pada posisi geografis dan waktu Ramadan.
Perbedaan dalam durasi puasa ini menunjukkan bagaimana Ramadan dilakukan di berbagai kondisi geografis di seluruh dunia.
Meskipun waktu yang dihabiskan untuk berpuasa bervariasi, semangat umat Muslim dalam menjalankan ibadah tetaplah sama di seluruh dunia.
Penulis: Ferry Aditya
Editor : Bahana.