RADAR JOGJA – Selama menjalankan puasa, mulut biasanya akan menjadi kering dari biasanya karena kurang minum dan makan.
Selain timbulnya bau mulut, hal tersebut juga akan berisiko menyebabkan timbulnya sariawan.
Sariawan merupakan peradangan mulut yang terasa nyeri sehingga akan kesulitan untuk makan, berbicara dan lain sebagainya.
Penyebab utama sariawan disebabkan oleh adanya jamur Candida Albicans yang berada di dalam mulut dalam jumlah kecil dan pertumbuhannya tidak terkendali.
Sariawan juga bisa disebabkan oleh cedera, infeksi atau alergi.
Faktor kurangnya kerbersihan mulut, stress, kurang tidur, kurangnya nutrisi vitamin B, vitamin C bahkan zat bisa juga menjadi penyebab.
Terutama pada saat puasa seperti ini kondisi mulut yang kering dapat menimbulkan pertumbuhan bakteri dan meningkatkan risiko peradangan seperti sariawan.
Cara mengatasi sariawan sebagai berikut.
1. Berkumur dengan air garam
Air garam bersifat antiseptik untuk penyembuhan sariawan.
Anda bisa membuat larutan dengan mencampurkan garam 1 sendok teh ke dalam setengah gelas air hangat, lalu kemudian berkumur selama 15-30 detik saat sahur dan berbuka.
2. Menggunakan cuka apel
Cuka apel mengandung asam asetat yang dapat membunuh bakteri dan menjaga keseimbangan mikroflora mulut.
Caranya sangat mudah yaitu larutkan 1 sendok makan cuka apel ke dalam segelas air, kemudian berkumur.
3. Menghindari makanan tertentu
Saat sariawan disarankan untuk menghindari makanan pedas, asam, asin, dan bertekstur kasar, serta menghindari minuman yang panas.
4. Memenuhi asupan vitamin C dan B12
Saat sahur dan berbuka anda bisa mengkonsumsi vitamin C makanan seperti kiwi, jeruk, jambu biji, brokoli dan sebagainy.
Untuk vitamin B12 seperti hati sapi, kerang, susu, telur, daging, dada ayam, dan sebagainya.
Tips berpuasa saat sariawan
1. Memerhatikan makanan
Saat sariawan disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan kadar asam rendah seperti oatmeal, roti, sereal, dan kacang-kacangan.
Serta sebaiknya menghindari buah-buahan yang asam. Mengkonsumsilah buah-buahan seperti melon, pisang, dan kelapa.
2. Memperbanyak minum air putih
Saat sariawan anda bisa mengkonsumsi air putih dengan skema 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, empat gelas saat malam hari, dan 2 gelas saat sahur.
Hal tersebut akan membantu membersihkan bakteri penyebab sariawan.
3. Tidur dengan cukup
Kurang tidur bisa memicu terjadinya sariawan, sebaiknya tidur dengan waktu yang cukup.
Agar mempercepat penyembuhan pada sariawan.