Unik, PDI Perjuangan Kota Jogja Selenggarakan Simulasi Bencana dan Penanaman Pohon di Momen Pelantikan Pengurus: Ini Alasannya!

Iwan Nurwanto • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 19:20 WIB
DILANTIK: Suasana pelantikan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Jogja yang dilaksanakan di Taman Legawong, Minggu (26/7/2026). Selain pelantikan pengurus, juga dilaksanakan simulasi bencana dan penanaman pohon. DOKUMENTASI DPC PDI PERJUANGAN KOTA JOGJA 
DILANTIK: Suasana pelantikan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Jogja yang dilaksanakan di Taman Legawong, Minggu (26/7/2026). Selain pelantikan pengurus, juga dilaksanakan simulasi bencana dan penanaman pohon. DOKUMENTASI DPC PDI PERJUANGAN KOTA JOGJA 

JOGJA - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Jogja menerapkan cara unik untuk melantik jajaran pengurus partai. Yakni ditambah simulasi penyelamatan bencana dan penanaman ratusan bibit pohon di Sungai Gajahwong pada Minggu (26/7/2026).

Agenda pengukugan pengurus ranting, anak ranting, badan penanggulangan bencana (baguna), hingga taruna merah putih (TMP) PDI Perjuangan dilaksanakan di Taman Legawong, Kemantren Umbulharjo.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Eko Suwanto mengatakan, agenda tersebut bertujuan untuk menanamkan rasa cinta lingkungan kepada pengurus. Sebab pencemaran udara dan air merupakan persoalan serius yang dihadapi oleh perkotaan.

Baca Juga: Waspada, Kawasan Bentang Alam Karst Gunungkidul Berpotensi Paling Rawan Kekeringan: Ini Wilayahnya!

Dalam kegiatan tersebut, paea pengurus partai menanam pohon dengan jenis akar yang kuat seperti nangka hingga gayam. Harapannya supaya dapat memperkuat struktur tanah bantaran sungai sekaligus menjaga ketersediaan air.

“Pelantikan di tepi sungai ini adalah lambang komitmen bersama untuk merawat sungai dan memperbaiki lingkungan," ujar Eko di sela pelantikan pengurus.

Sementara untuk kegiatan simulasi bencana, anggota DPRD DIY itu menegaskan bahwa rangkaian tersebut merupakan komitmen partai hadir membantu masyarakat. Terlebih di masa-masa genting seperti ketika terjadi bencana.

Baca Juga: Nasib Nermin Haljeta Masih Menggantung, PSIM Jogja Akui Masih Buka Proses Negosiasi

Eko mengungkapkan, secara letak geografis Kota Jogja memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi. Sebab diapit tiga sungai besar, berdekatan dengan gunung berapi, serta berada di lempengan gempa bumi.

“Kami membentuk Baguna, agar kader siap diterjunkan kapan saja membantu masyarakat saat terjadi darurat bencana," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Jogja sekaligus kader PDI Perjuangan Hasto Wardoyo menyampaikan, kepedulian kader terhadap lingkungan sudah menjadi arahan langsung dari pengurus pusat.

Baca Juga: Juli-Agustus Jadi Puncak Wisman ke Jogja, Pemkot Optimistis Target 350 Ribu Kunjungan Tercapai

Di samping tugas utama hadir ditengah-tengah masyarakat guna membuktikan PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik.

“Merawat lingkungan, merawat sungai, merawat air, merawat kehidupan, perumahan, itu selalu yang ditegaskan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri,” ucap Hasto. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
melantai cinta lingkungan unik DPC PDI Perjuangan Kota Jogja pengurus partai