Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Untung Basuki Rahmad-Ngadiman Kembali Pimpin DPC PPP Sleman, Terpilih secara Aklamasi, Optimistis Meraih Satu Fraksi DPRD

Yogi Isti Pujiaji • Minggu, 26 April 2026 | 11:16 WIB
AKLAMASI: Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Sleman Untung Basuki Rahmad menyampaikan sambutan dalam muscab X, Minggu (26/4/2026). (YOGI IP/RADAR JOGJA)
AKLAMASI: Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Sleman Untung Basuki Rahmad menyampaikan sambutan dalam muscab X, Minggu (26/4/2026). (YOGI IP/RADAR JOGJA)

 

SLEMAN- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sleman menargetkan mampu membentuk fraksi sendiri pada lembaga legislatif saat Pemilu 2029. Target tersebut cukup prestisius mengingat selama dua periode pemilu partai berlambang Kakbah harus bergabung dengan partai lain. 

Adapun sesuai ketentuan tata tertib DPRD Kabupaten Sleman setiap partai politik bisa membentuk fraksi sendiri dengan minimal perolehan empat kursi legislatif. Saat ini PPP Sleman memiliki tiga kursi. “Soal perolehan kursi tentu target kami ya setinggi-tingginya. Minimal bisa satu fraksi,” ujar Ketua DPC PPP Sleman Untung Basuki Rahmad di sela musyawarah  cabang X DPC PPP Sleman, Minggu (26/4/2026).

Hal tersebut diungkapkan politikus asal Kapanewon Minggir itu usai kembali terpilih menjadi nakhoda PPP Sleman untuk periode keduanya. Bersama Ngadiman, keduanya terpilih lagi secara aklamasi sebagai ketua dan sekretaris DPC untuk lima tahun ke depan.

UBR, sapaan akrabnya, menargetkan minimal satu kursi tiap daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Sleman. Yakni enam kursi. Sementara saat ini tiga kursi DPRD Kabupaten Sleman dari PPP diisi oleh Untung Basuki Rahmad dari dapil 3 (Godean, Minggir, Moyudan, Seyegan), Fika Chusnul Chotimah dapil 5 (Mlati, Gamping), dan Nurlia Ardiyanti Putri dapil 2 (Ngaglik, Pakem, Cangkringan).

Target tersebut dinilai cukup relevan. Terlebih adanya tambahan gerbong baru yang notabene pernah menjadi legislator Sleman. Seperti Sadar Narima, Nurhidayat, dan Aris Suranto, yang kini merapat ke PPP diyakini akan menjadi pendulang suara pada pemilu. 
Bagi ketiga kader militan tersebut, bergabung dengan PPP ibarat kembali ke rumah besar.

Menurut Nurhidayat, ada sejarah panjang dengan PPP ketika era tiga partai saat Orde Baru. Ketika itu, tokoh asal Tamanmartani, Kalasan, menjadi kader muda partai yang identik dengan waena hijau tersebut. “Ini seperti mengobarkan semangat masa lalu menjadi semangat baru untuk kejayaan partai.” ujarnya.

Nurhidayat yang berpengalaman tiga periode dalam kontestasi pemilu meyakini suara PPP akan meningkat tajam pada pemilu mendatang. Sehingga raihan satu fraksi DPRD menjadi sebuah kebiscayaan. “Tentu saja kami sangat yakin. Semua sudah kami perhitungkan,” ucapnya.

Muscab X PPP Sleman dihadiri jajaran pengurus dan kader partai. Serta perwakilan partai lain. Di antaranya, Ketua DPD NasDem Sleman Surana, Ketua DPD Partai Golkar Banudoyo Manggolo, Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman Danang Maharsa, Ketua DPD PKS Sleman Ribut Lupiyanto, Sekretaris DPC Gerindra Sleman Shodiqul Qiyar, serta Wiratno dari PKB. Turut hadir Bupati Sleman Harda Kiswaya untuk menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara. 

 

Dalam kesempatan itu Harda mengungkapkan harapannya agar seluruh partai bisa bersatu dan bersinergi bersama pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Sleman.(yog)

Editor : Yogi Isti Pujiaji
#Sleman #PPP