Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Turun Aksi Bersama TPUA Menuntut Bukti Keaslian Ijazah Jokowi, Amien Rais Mengaku Prihatin UGM Jadi Keset Politik

Fahmi Fahriza • Selasa, 15 April 2025 | 19:54 WIB

 

 

Tokoh Reformasi yang juga Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais hadir bersama Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) dalam seruan aksi soal legalitas ijasah Jokowi di
Tokoh Reformasi yang juga Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais hadir bersama Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) dalam seruan aksi soal legalitas ijasah Jokowi di
RADAR JOGJA - Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), menggeruduk Fakuktas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Mereka hadir dari berbagai daerah untuk melakukan audiensi dan meminta klarifikasi dari UGM soal polemik ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang keasliannya diragukan.

Dalam aksi tersebut, turut hadir tokoh Reformasi yang juga Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais.

Secara pribadi, Amien merasa prihatin dengan UGM, disebutnya UGM yang dibanggakan sebagai institusi pendidikan justru tidak mencerminkan nya secara nyata.

"Saya sangat concern dan prihatin mengapa UGM yang kita banggakan tiba-tiba menjadi alas keset politik seseorang," katanya, Selasa (15/4).

Amien secara tegas meyakini, bahwa ijasah Jokowi memang tidak ada. Hanya ada ijasah oplosan yang dibuat buat.

"Kalau saya yakin ijasah itu tidak ada. Ijasah oplosan memang dibuat tapi sudah dikatakan para ahli itu abal-abal," serunya.

Lebih lanjut, ia berpandangan bahwa UGM dianggap tidak berani bertindak, lantaran diduga mendapat tekanan dari kekuasaan.

Disebutnya, jika memang ada kejujuran yang bisa dibuktikan, maka masalah ini sudah bisa diselesaikan sejak lama.

"Sesungguhnya yang diperlukan itu ketulusan dan kejujuran dari UGM. Dengan begitu ya sudah selesai. Case closed," paparnya.

Secara garis besar, Amien sendiri mengungkapkan bahwa ia juga tidak ingin menuntut hukuman berat bagi pihak yang dianggap bersalah.

Diakuinya, ia lebih ingin mendorong penyelesaian yang adil dan berimbang, demi kelangsungan bangsa ke depannya.

"Dihukum secara apa adanya tidak usah berlebihan. Tapi penting sekali jadi pelajaran agar siapa pun yang berbuat crime dalam bentuk macam-macam, diberikan hukuman sepadan. Sudah itu saja," bebernya. (iza)

Editor : Bahana.
#Amien Rais #UGM #Yogyakarta #Sleman #tpua #Ijazah palsu jokowi