KEBUMEN - DPRD Kebumen segera menjadwalkan sidang paripurna istimewa untuk Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah. Agenda penting ini merupakan rangkaian pascapelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen terpilih yang dijadwalkan dilakukan di jakarta.
Sidang paripurna istimewa menjadi momen perdana bagi Lilis-Zaeni berpidato di mimbar dewan. Kesempatan ini diberikan agar masyarakat bersama para anggota dewan mendengarkan langsung pemaparan dari kepala daerah terpilih.
Gelaran sidang paripurna istimewa ini bakal dijadwalkan sehari selepas pelantikan. Dalam rangkaian tersebut nantinya juga ada prosesi penyambutan serta serah terima jabatan. "Harapan kami (tanggal) 20 (Februari) itu Kamis pelantikan, baru setelah itu paripurna," ujar Ketua DPRD Kebumen Saman, Rabu (5/2).
Saman menegaskan, pelantikan kepala daerah terpilih bukan menjadi ranah legislatif. Pihaknya hanya menyiapkan lampiran dokumen yang diperlukan sebelum pelantikan, seperti dokumen pengumuman kepala daerah terpilih.
Sejauh ini, lanjut Saman, DPRD Kebumen masih menunggu keputusan resmi terkait pelantikan. Kepastian ini juga menjadi dasar untuk mencukupi segala kebutuhan teknis sebelum rapat paripurna istimewa berlangsung. "Melihat pemaparan mendagri, kami mulai pilih opsi tanggal buat paripurna.
Saman mengatakan, rangkaian kegiatan kepala daerah terpilih pasca pelantikan terbilang cukup padat. Belum lagi ada rencana pelaksanaan retreat atau pembekalan bagi kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Oleh karena itu, Badan Musyawarah (Bamus) di lembaga dewan perlu tahapan demi tahapan secata detail agar tidak bentrok dengan agenda lain. "Kalau lihat schedule awal, itu padat banget ya. Maka kami harus menyesuaikan," ucapnya.
Asisten I Sekda Kebumen R Agung Pambudi menyampaikan, seluruh berkas persyaratan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih telah lengkap. Kebutuhan teknis serta berbagai keperluan termasuk busana yang akan dikenakan juga telah disiapkan.
Agung berkata dari Pemkab Kebumen saat ini belum menerima surat resmi terkait prosesi pelantikan. Pihaknya juga masih menunggu koodinasi lebih lanjut dengan pemerintah provinsi untuk kesiapan pelantikan. "Sudah kami siapkan semuanya. Sekarang tinggal tunggu tanggal dan acaranya seperti apa," jelas Agung. (fid/pra)