Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Terpilih Lilis-Zaeni Mulai Ukur Baju, Pakai Tailor Lokal

Muhammad Hafied • Minggu, 26 Januari 2025 | 04:36 WIB
PEMENANG PILKADA : Lilis Nuryani didampingi Zaeni Miftah menerima surat keputusan dari KPU Kebumen sebagai kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024.
PEMENANG PILKADA : Lilis Nuryani didampingi Zaeni Miftah menerima surat keputusan dari KPU Kebumen sebagai kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024.

 

 

KEBUMEN - Teka-teki agenda pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 mulai terjawab. Bersamaan dengan itu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen terpilih juga sudah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya persiapan pakaian dinas yang bakal dikenakan saat prosesi pelantikan.

 

Adapun pelantikan kepala daerah terpilih nantinya akan mengenakan pakaian dinas upacara atau PDU lengkap dengan atribut resmi. Pakaian dinas tersebut nantinya dengan balutan warna putih polos. "Sebenarnya sudah dijadwalkan dan hari ini ukur baju," kata Kabag Pemerintahan Setda Kebumen Wahyu Siswanti, Kamis (23/1).

Dalam proses jahit pakaian, Bupati dan Wakil Bupati Kebumen terpilih memutuskan untuk mengandalkan jasa tailor lokal. Langkah ini diambil sebagai bentuk keberpihakan terhadap pelaku usaha lokal. "Ada yang di Semarang khusus PDU karena biar sama dengan Kabupaten yang lain," terangnya.

 

Wahyu menyebut, pakaian dinas yang sedang dipersiapkan, baik untuk prosesi maupun pasca pelantikan mengacu Permendagri Nomor 11 Tahun 2008. Meliputi seragam PDUB, PSL, PSH dan PDH. Selain itu ada juga juga seragam Hitam Putih dan Korpri. Masing-masing dipersiapkan untuk kebutuhan dinas sesuai agenda pemerintah. "Terkait pakaian sudah ada ketentuan. Warna kain serta kelengkapan atributnya," jelasnya.

Sebelumnya, Rabu (22/1) Komisi II DPR RI telah menggelar rapat dengar pendapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan agenda pembahasan pelantikan kepala daerah terpilih. Dalam rapat tersebut telah diputuskan pelantikan maju dari jadwal awal. Yakni, 6 Februari 2025. Mereka yang akan dilantik merupakan kepala daerah terpilih yang tidak sedang bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

 

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk memastikan kesiapan prosesi pelantikan. Berbagai hal teknis termasuk kelengkapan dokumen di tataran kabupaten kini sudah sepenuhnya rampung. "Kelengkapan berkas administrasi sudah dinyatakan lengkap saat verifikasi di provinsi. Terkait pelantikan kami tunggu perkembangan informasi dari kemendagri. Sembari terus koordinasi keseluruhan supaya semua lancar," terangnya.

Baca Juga: PSIM Jogja Tandang ke Pekanbaru, Tantangan bagi Omid Popalzay, tanpa Arlyansyah Abdulmanan

Komisioner KPU Kebumen Endra Prasetia menyampaikan, prosesi pelantikan diluar ranah KPU. Sebab KPU sendiri merupakan penyelenggara pemilu. Kendati begitu, pihaknya ikut menunggu kepastian jadwal pelantikan yang ditetapkan pemerintah. Dia membeberkan bahwa sejauh pelaksanaan pilkada kemarin, tidak ada obyek sengketa di Kebumen yang dilayangkan ke MK. "Tunggu hasil keputusan seperti apa. Karena kemarin ada beberapa opsi," terangnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #Lilis Nuryani #Zaeni Miftah #Bupati dan Wakil Bupati #Terpilih