Ditetapkan sebagai Paslon Pemenang Pilbup Bantul, Abdul Halim Hadir via Daring dari Kairo
Khairul Ma'arif• Jumat, 10 Januari 2025 | 04:02 WIB
Ditetapkan: Ketua KPU Bantul Joko Santosa didampingi komisionernya membacakan surat bupati-wabup bantul terpilih
BANTUL - Pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta sudah sah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantul terpilih. Penetapan keduanya termaktub dalam Keputusan KPU Bantul Nomor 731 Tentang Pilbup yang dibacakan, Kamis (9/1/2025). Diketahui Halim-Aris unggul dari dua pesaing lainnya, nomor urut satu Untoro-Wahyudi dan nomor urut tiga Joko-Rony.
Ketua KPU Bantul Joko Santosa mengatakan, Halim-Aris memperoleh suara 230.819 atau 43 persen dari total suara sah. Sedangkan pesaing terdekatnya Joko-Rony 219.471 suara dan pasangan nomor urut 1 Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi mendapat 80.917 suara.
"Menetapkan paslon Halim-Aris menjadi bupati-wakil bupati terpilih Kabupaten Bantul," katanya, Kamis (9/1/2025).
Dalam rapat pleno penetapan tersebut seluruh peserta paslon diundang KPU Bantul untuk hadir. Namun, dari tiga peserta paslon hanya Halim-Aris saja yang hadir. Itu pun, Halim hadir secara daring karena sedang berada di luar negeri tepatnya, Kairo, Mesir.
"Secara prosedur tak masalah karena yang diundang pasangan calon," ujarnya.
Sedangkan Untoro-Wahyudi dan Joko-Rony tidak hadir dalam penetapan tersebut. Joko memastikan, sudah mengundang kedua paslon. Dia tidak mengetahui secara pasti alasan ketidakhadiran mereka.
Menurutnya, setelah penetapan langsung segera memproses pengajuan pelantikan Bupati-Wabup Bantul terpilih. Acuan aturan pelantikan masih berlandaskan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80 Tahun 2024. Joko mengaku, maksimal sehari setelah penetapan langsung mengusulkan ke DPRD terkait pelantikan. "Kemudian diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri," tandasnya.
Sementara itu, Wabup Bantul terpilih Aris berpesan, pasca penetapan KPU mengajak untuk menghormati keputusan tersebut. Diharapkannya, sudah tidak ada sekat pembatas antara nomor satu, dua, dan tiga. Melainkan, Bupati dan Wabup terpilih milik seluruh lapisan masyarakat Bantul.
"Kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi dan membantu agar seluruh program Pemkab Bantul berjalan baik," tuturnya. Dia memastikan, semua program yang akan dilakukan seluruhnya untuk kebaikan rakyat Bantul. Sementara ini, APBD Bantul 2025 yang sudah ditetapkan sehingga ada penyesuaian untuk menjalankan program yang direncanakan.
Oleh karena itu, Aris menganggap, programnya akan berjalan bertahap mulai tahun 2026 nanti. Sebagai upaya pemenuhan janji politik. (rul).