SLEMAN - Baliho pasangan calon nomor urut satu Kustini Sri Purnomo-Sukamto (Kusuka) banyak dirusak oleh oknum tak bertanggungjawab. Menanggapi hal ini, Kustini mengaku tak mau ambil pusing.
Ketua Tim Pemenangan Kusuka Inoki Azmi Purnomo menuturkan, perusakan ini sudah berlangsung selama seminggu. Dalam pemantauan timnya, ada beberapa titik yang mengalami kerusakan, seperti di Kecamatan Mlati, Sleman, dan Godean.
"Ini jelas aksi yang disengaja untuk mengganggu kampanye kami," katanya.
Dia menjelaskan, berdasarkan pantauan beberapa CCTV warga sekitar, perusakan selalu dilakukan pada tengah malam dan menggunakan senjata tajam.
"Kami tidak akan terjebak dalam tindakan negatif seperti ini dan tetap fokus pada program kerja untuk masyarakat Sleman," ucap Inoki.
Terkait pelaporan pada pihak berwajib, Inoki menjelaskan pihaknya masih melakukan kajian.
Sementara itu, Kustini mengaku tidak ambil pusing terkait masalah ini. Dia juga berharap agar masyarakat Sleman bisa tetap santun dan tenang terhadap segala hal yang bersifat provokatif.
"Saya yakin masyarakat Sleman adalah masyarakat yang dewasa dalam berpolitik,” katanya.
Ketika ditanya terkait apakah perusakan baliho tersebut dilakukan oleh paslon lain, Kustini tidak mau berspekulasi terlalu jauh. ’’Kami tidak mau berspekulasi. Dugaan kami itu ulah oknum," ucap Kustini.
Baca Juga: Regenerasi Petani di Gunungkidul Terancam, Karena Profesi Ini Dipandang Sebelah Mata
Dia juga menegaskan, apabila terpilih nanti akan merealisasikan program pengadaan CCTV di padukuhan. Sehingga, diharapkan bisa mengurangi tindak kejahatan dan membantu pihak berwajib apabila ada kejadian melawan hukum.
"Kami ingin menjalani kampanye dengan semangat yang sehat, saling menghargai, dan fokus pada visi yang lebih baik untuk Sleman," pungkasnya. (del)
Editor : Heru Pratomo