Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harta Kekayaan Bakal Cabup Gunungkidul yang Dilaporkan ke KPK, Sunaryanta Paling Tajir, Sutrisno yang Terkecil  

Andi May • Sabtu, 7 September 2024 | 04:55 WIB

 

 

Bupati petahana Gunungkidul Sunaryanta saat diwawancarai awak media. (Andi May/Radar Jogja)
Bupati petahana Gunungkidul Sunaryanta saat diwawancarai awak media. (Andi May/Radar Jogja)

 

 

RADAR JOGJA - Tiga bakal pasangan calon mengikuti kontestasi Pilkada Gunungkidul 2024. Mereka adalah Bupati Petahana Sunaryanta-Mahmud Ardi Widanto, mantan Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih-Joko Parwoto, dan mantan Rektor UNY Sutrisna Wibawa-Sumanto.

Satu pasangan dari ketiga bakal calon bakal menjabat kepala daerah. Dalam rangka mencegah korupsi, menjaga integritas penyelenggara negara dan akuntabilitas kepemilikan harta pejabat, ketiga paslon  pun diwajibkan melaporkan harta kekayaan ke KPU yang diteruskan ke Komisi Pemberantasan Korupusi (KPK).

Lantas, berapa harta kekayaan masing-masing kandidat calon kepala daerah Gunungkidul?  Berdasarkan data yang termuat di elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan pasangan Sunaryanta-Ardi mencapai Rp 14,8 miliar. Sunaryanta sendiri memiliki harta kekayaan Rp 10,7 miliar. Sedangkan Ardi Rp 4,1 miliar ketika mencalonkan sebagai cawabup pada 2020 lalu.

Baca Juga: Gubernur DIY Hamengku Buwono X Racik Kopinya Sendiri bak Barista Profesional saat Pembukaan Jogja Coffee Week 2024 di JEC

Baca Juga: Sama-Sama Bikin Repot, Sulit Dapat E-Materai Solusinya Bisa Kirim LHKPN Balon Pilkada ke KPK

Sunaryanta merupakan bupati terpilih pada Pilkada 2020 yang saat itu berpasangan dengan Heri Susanto, wakil bupati terpilih. Saat itu kepada KPU Sunaryanta melaporkan harta kekayaannya mencapai Rp 14,1 miliar.

Setahun menjabat sebagai bupati Gunungkidul, Sunaryanta melaporkan harta kekayaannya senilai Rp 10,7 miliar. Harta itu terdiri atas empat aset meliputi tanah dan bangunan senilai Rp 9 miliar dan sisanya berupa satu unit motor gede dan mobil pribadi.

Sedangkan pasangannya Ardi memiliki harta kekayaan Rp 4,1 miliar berupa tanah dan bangunan senilai Rp 4 miliar dan satu mobil pribadi senilai Rp 140 juta. Ardi juga diketahui putra dari Bendahara Umum PAN Totok Daryanto yang kini menjadi anggota DPR RI.

Bapaslon lainnya, Endah Subekti Kuntariningsih turut melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Laporan harta kekayaan terhitung sejak Endah mencalonkan sebagai legislatif di Kabupaten Gunungkidul pada Pemilu 2019 lalu. Saat itu aset dan kendaraan yang dimiliki kader PDIP ini senilai Rp 2,5 miliar. Sebagai legislatif, Endah kembali melaporkan harta kekayaan mencapai Rp 5 miliar.

Menjabat ketua DPRD Gunungkidul, harta kekayaan Ketua DPC PDIP Gunungkidul itu mencapai Rp 5,1 miliar. Endah diketahui gagal meraih kembali kursi legislatif pada Pemilu 2024, namun ia kembali mencalonkan sebagai kepala daerah pada Pilkada 2024. Pasangannya, Joko Parwoto hingga kini belum memiliki LHKPN di laman resmi KPK RI.

Baca Juga: Lembaga Sosial Keagamaan Diberi Hibah Rp 9 Miliar, PC NU Kebumen Dapat Rp 2 Miliar

Baca Juga: DPRD Kabupaten Sleman Tetapkan Tujuh Fraksi, Langsung Tancap Gas Bahas APBD Perubahan 2024 untuk Ditetapkan Paling Lama Akhir September

Mantan Rektor UNY Sutrisna Wibawa turut mencalonkan diri sebagai bupati. Ia sendiri melaporkan LHKPN ke KPK RI saat menjabat sebagai rektor UNY dengan nilai harta kekayaan mencapai Rp 3 miliar.

Harta kekayaan Sutrisna meliputi tujuh aset tanah dan bangunan, alat transportasi dan harta bergerak lainnya. Untuk aset tanah dan bangunan senilai Rp 1,8 miliar dan dua mobil pribadi dan sisanya harta lainnya. Sutrisna juga diketahui mencalonkan sebagai bupati Gunungkidul pada Pilkada 2020 kemarin. Akan tetapi perolehan suaranya tidak mampu melampaui lawannya, Sunaryanta.

Sementara itu Ketua KPU Gunungkidul Asih Nuryanti mengatakan, masing-masing paslon Pilkada 2024 telah menyetorkan laporan harta kekayaan sebagai syarat administrasi pencalonan.

"Masing-masing sudah menyetorkan, karena menjadi syarat. Untuk mengakses dapat dilhat langsung ke laman resmi KPK," ujar Asih kepada awak media kemarin (6/9).

Ketiga bapaslon itu juga telah memenuhi syarat pendaftaran kandidat dan telah menjalani tes kesehetan dan bebas narkoba di RSUD Wonosari, Gunungkidul. (ndi/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#bupati #Sunaryanta #PAN #Endah Subekti Kuntariningsih #Gunungkidul #Miliar #Sutrisna Wibawa #KPK