Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pesan WhatsApp 'Bantu Teman Saya' Disoal, Ketua Bawaslu Sleman Diajukan ke Sidang Etik DKPP

Heru Pratomo • Jumat, 6 September 2024 | 06:45 WIB
Sidang Etik DKPP
Sidang Etik DKPP

 

RADAR JOGJA - Pesan WhatsApp yang dikirimkan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman Arjuna Al-Ichsan Siregar kepada Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kapanewon Kalasan dipersoalkan. Bahkan diadukan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

 

Dalam sidang etik DKPP yang digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, peserta seleksi Panwas Kelurahan Desa (PKD) Selomartani, Kalasan, Muhammad Khanafi Jazuli mengadukan Ketua Bawaslu Sleman.

Seusai Arjuna, sebagai teradu, selesai membacakan pembelaannya, Jazuli menanggapi dengan pertanyaan, "Saya sudah melampirkan bukti percakapan, ada intervensi 'untuk membantu teman saya' bunyinya seperti itu dan itu nomornya siapa?"

Baca Juga: Giliran UGR Warga Margokaton dan Banyurejo Dibayarkan, namun Pembebasan Jalan Tol Jogja-Bawen Menyisakan 26 Bidang

Baca Juga: Ciptakan Suasana Sehat bagi Warga Madrasah, MAN 1 Kebumen Galakkan Aksi Bergizi Sebulan Penuh

Menjawab pertanyaan pengadu, teradu mengakui bahwa nomor yang ada dalam bukti percakapan tersebut benar merupakan nomor dia. Tapi dia membantah hal itu sebagai bentuk intervensi.

Sebagaimana dalam jawaban yang sudah disampaikan, kata Arjuna, itu sebagai respon dari pertanyaan Ketua Panwaslu Kapanewon Kalasan. "Kalau lihat histori pesan itu kan disampaikan pukul 20.50, setelah wawancara karena ada dinamika di sana (Panwaslu Kapanewon Kalasan," jelasnya.

 

Dalam sidang yang berlangsung secara hybrid dan dipimpin oleh Ketua Majelis, I Dewa Kade Wiarsa,, Jazuli juga menuding proses rekrutmen PKN di Kalurahan Selomartani, Kalasan, Sleman sudah di-setting. Proses rekrutmen hanya sekadar formalitas untuk menggugurkan aturan.

Baca Juga: Borobudur Night Carnival Digelar Akhir Pekan Ini, Suguhkan Puluhan Atraksi Seni Dijamin Tetap Meriah

Baca Juga: Land of Leisures: 'Shout It Out' 2024 Resmi Dibuka

Karena dia menuding sudah ada orang-orang titipan yang disiapkan sebelumnya. “Ada bukti rekaman suara percakapan pengakuan dari panwascam bahwasanya ada intervensi terkait penilaian yang diberikan kepada saya,” paparnya.

 

Ditemui usai sidang, Arjuna menolak dan membantah seluruh tuduhan Jazuli tersebut. Ia juga mengatakan tidak ada keterkaitan antara bukti-bukti yang disampaikan dengan pelanggaran kode etik yang dituduhkan kepadanya.

“Saya tetap menolak terhadap seluruh pokok aduan yang disampaikan pengadu termasuk bukti-bukti yang tadi disampaikan. Saya melihat tidak ada keterkaitan," ungkapnya.

 

 

 

Editor : Heru Pratomo
#dkpp #Bawaslu Sleman #kalasan #panwaslu #Sidang etik #arjuna