Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PKS Batal Usung Kadernya Sendiri di Pilkada Kota Magelang, Berdasarkan Hasil Survei Pilih Pasangan Petahana

Naila Nihayah • Kamis, 15 Agustus 2024 | 15:00 WIB
Jajaran pengurus DPD PKS Kota Magelang
Jajaran pengurus DPD PKS Kota Magelang

RADAR JOGJA - Sempat ingin mencalonkan kadernya sendiri, PKS akhirnya kembali kepada petahana Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz dan Wakil Wali Kota Magelang M Mansyur pada Pilkada 2024. Hal itu didasarkan pada hasil survei dan pertimbangan lain. Seperti elektabilitas hingga kinerja keduanya selama memimpin Kota Magelang sejak 2020.

Ketua DPD PKS Kota Magelang Bustanul Arifin mengatakan, beberapa waktu lalu kondisi di internal partai cukup dinamis terkait Pilkada 2024. Sebab ada sejumlah kader ingin mengusung bakal calon kepala daerah dari internal partai, yakni Arifin Mustofa. Namun, ada pula kader yang menghendaki untuk kembali mengusung Aziz dan Mansyur. 

Dia tidak menampik, persoalan pilkada praktis membutuhkan banyak pertimbangan dan kajian. Satu di antaranya dengan membuat survei yang menjadi alat ukur terhadap sosok yang akan diusung. Setelah melakukan pada Mei dan Juli, elektabilitas Aziz dan Mansyur masih cukup tinggi dibanding lainnya.

Baca Juga: Tugas Besar Sayuti Melik ke Bangsa Indonesia: Tokoh dari Yogyakarta yang Berperan Penting dalam Sejarah Naskah Proklamasi

Baca Juga: Mengenal Keunikan Major Mitchells Cockatoo, Kecantikan Burung Kakatua Asli dari Negara Australia


Survei tersebut berisi pengetahuan soal wali kota dan wakil wali Kota Magelang serta popularitas calon wali kota secara terbuka. Ada sejumlah nama yang dimunculkan, seperti Muchamad Nur Aziz, Joko Budiyono, Mansyur, Budi Prayitno, Moch Haryo Nugroho, Sigit, Anang Abidin, dan Djoni Kristijanto. Hasilnya, Aziz selalu menduduki posisi pertama dengan perolehan 40 persen pada popularitas dan 28,5 persen pada elektabilitas.

Lantaran memperoleh hasil tertinggi, Aziz pun disandingkan dengan sejumlah nama sebagai wakilnya. Lagi-lagi, publik memilih Aziz - Mansyur sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Magelang yang memperoleh dukungan lebih dari 40 persen. Bahkan, kata Bustanul, Arifin Mustofa yang didukung oleh kader internal, tidak bisa mengalahkan Aziz.

Karena itu, seluruh kader internal berembuk untuk mengusung Aziz - Mansyur dan sepakat memenangkan pilkada. Terlebih, pada Pilkada 2020 lalu, PKS juga mengusung Aziz - Mansyur (Aman).

Keputusan itu bakal disampaikan kepada DPW PKS serta merapat dengan partai-partai lain yang sudah dipastikan mengusung petahana. Yakni Partai Golkar dan Hanura. Barulah menyelenggarakan konsolidasi untuk memperkuat barisan dan menyusun strategi pemenangan keduanya. Ditambah, dari internal partai, PKS telah membentuk tim untuk fokus dalam pemenangan pasangan calon tersebut. 

Baca Juga: Pertemuan Alot dan Sempat Emosi, Polemik PKL Candi Borobudur pun Belum Ada Titik Temu
Kendati Partai Golkar dan Hanura telah memberi sinyal dukungan, namun kata Bustanul, belum terbentuk koalisi bersama secara resmi. Selain itu, koalisi tersebut dimungkinkan bakal bertambah. "Yang jelas, kita merapat ke pasangan Aziz - Mansyur," ujar dia. 

Bustanul menuturkan, meski hasil survei cukup memuaskan, tapi PKS tetap akan memberikan sejumlah catatan terhadap kinerja Aziz - Mansyur. PKS menemukan sejumlah informasi terkait pola atau gaya kepemimpinan Aziz - Mansyur yang perlu menjadi perhatian ke depannya. Terutama agar lebih menyesuaikan situasi dan kondisi Kota Magelang.

"Terkait gaya kepemimpinannya, pola komunikasinya biar lebih smooth. Agar masyarakat Kota Magelang lebih nyaman. Sehingga nanti ke depan, pemerintahan beliau lebih berjalan harmonis dengan semua pihak. Baik itu legislatif, birokrasinya, ataupun masyarakat agar bisa diterima dengan baik," sambungnya. 

Ketua Tim Pemenangan Internal DPD PKS Kota Magelang Arifin Mustofa menyampaikan, selama ini PKS telah berkoordinasi dengan kader dan mengadakan survei. "Hasilnya, kita masih mengendaki kepemimpinan pak Aziz dan pak Mansyur. Bisa jadi, akan ada Aman jilid 2. Selain itu, selama lebih dari tiga tahun ini, prestasi yang diperoleh cukup luar biasa," sebutnya. 

 

Editor : Heru Pratomo
#Pilkada #pasangan #Muhammad Mansyur #survei #Muchamad Nur Aziz #PKS #elektabilitas #komunikasi #petahana #dpd #Kota Magelang