Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Belum Usung Paslon, DPD Golkar Kulon Progo Pilih Lakukan Hal Ini sebelum Pilkada

Anom Bagaskoro • Minggu, 11 Agustus 2024 | 19:54 WIB

 

Suharto menerima surat pengangkatan dirinya sebagai Ketua DPD Golkar Kulon Progo.
Suharto menerima surat pengangkatan dirinya sebagai Ketua DPD Golkar Kulon Progo.
KULON PROGO, RADAR JOGJA - Menjelang pendaftaran paslon Pilkada 2024, DPD Golkar Kulon Progo kerucutkan nama dan partai melalui Tim 9.

Hal ini dikatakan, Ketua DPD Golkar DIJ Gandung Pardiman saat sambutannya pada acara konsolidasi partai, di Aula Hotel King, Kapanewon Wates, Sabtu (10/8).

Pada acara tersebut, Gandung menegaskan targetkan kemenangan Golkar dalam Pilkada 2024.

Raihan kemenangan dilakukan dengan menggodog nama balon dan partai koalisi.

Melalui Tim 9 bentukan internal partai, diharapkan dapat menelurkan paslon serta partai pengusung yang mampu memenangkan pilkada.

"Kami mengembalikan kembali jabatan Ketua DPD Golkar Kulon Progo ke Pak Suharto," ucap Gandung.

Selain perihal pilkada, acara ini sebenarnya bertujuan untuk melantik kembali Suharto menjadi Ketua DPD Golkar Kulon Progo.

Lantaran, sebelumnya jabatan ini diisi pelaksana tugas semenjak Januari hingga Agustus.

Ditemui usai acara, Ketua Bappilu DPD Golkar DIJ Jhon S Keban menyatakan, kembalinya tonggak kepemimpinan ke Suharto merupakan langkah persiapan menuju Pilkada 2024.

Lantaran, untuk mendaftarkan paslon perlu pengurus definitif untuk menandatangani syarat pendaftaran ke KPU.

"Aturan KPU seperti itu, jadi bukan karena ada ketidaksesuaian," ucapnya.

Jhon mengungkapkan, usai terpilihnya ketua definitif, langkah tim 9 dalam merumuskan nama paslon dan partai akan semakin cepat.

Tim 9 yang memiliki tugas ini, akan mengerucutkan nama paslon dan partai pendukung.

Sebenarnya dari hasil penjaringan tim 9, nama 2 paslon memiliki elektabilitas tinggi yaitu, Ahmad Basuki dan Sapardiyono.

Namun pihak Golkar masih menunggu hasil survey ketiga, yang mencoba mensimulasikan elektabilitas setiap paslon.

"Sudah ada titik terang tinggal menggodog lagi," tegasnya.

Jhon menyampaikan, selama ini pihaknya juga telah intens berkonsolidasi dengan partai lain.

Namun, dari partai yang ada memang belum ada komitmen yang kuat. Sehingga koalisi yang terbentuk bersama, masih berkemungkinan pecah.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kulon Progo Suharto menegaskan, tim 9 telah bergerak mengkonsolidasikan antar bakal calon dan partai. Nantinya, tim 9 akan memanggil calon potensial, dan menggandeng partai denga visi yang sama.

"Komunikasi dengan balon dan partai yang dilakukan plt sebelumnya akan ditindaklanjuti, asalkan tidak menyalahi garis partai," ucap Suharto.

Kendati masih dinamis, pihaknya mengakui bahwa nama Ahmad Basuki dan Sapardiyono masuk radar mereka.

Selain itu, pihaknya berkemungkinan membentuk koalisi bersama PKB dan PAN. Melihat partai tersebut cukup intens dalam menjalin hubungan. (gas)

Editor : Bahana.
#dpd golkar #Pilkada #PILKADA KULON PROGO #golkar