Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Datang Pakai Sarung dan Bersandal Jepit, Dewan Syuro DPC PKB Kebumen Lirik Kursi Wakil Bupati

Muhammad Hafied • Senin, 10 Juni 2024 | 01:00 WIB

KANDIDAT : Gus Hakim (kemeja hitam) mengambil formulir pendaftaran bakal calon wakil bupati (Bacawabup) di Kantor DPC PKB Kebumen.
KANDIDAT : Gus Hakim (kemeja hitam) mengambil formulir pendaftaran bakal calon wakil bupati (Bacawabup) di Kantor DPC PKB Kebumen.

 

KEBUMEN - Dewan Syuro DPC PKB Kebumen Hakim Musyaffa masuk dalam bursa kandidat bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Kebumen.

Gus Hakim mantap mendaftarkan diri sebagai Bacawabup lewat gerbong PKB. Dia mengaku percaya diri ikut berkontestasi dalam Pilbup Kebumen 2024 atas dorongan para santri.

Gus Hakim mengambil formulir pendaftaran ke Kantor DPC PKB Kebumen pada Sabtu (8/6). Kedatangan Gus Hakim tampak dikawal puluhan santri. Mereka datang dengan mengenakan sarung, peci hitam dan bersandal jepit.

Baca Juga: Keindahan Goa Petruk di Kebumen, Berpetualang dengan Menawarkan Pesona Alam Memukau

"Keputusan saya sudah bulat, karena santri satu suara. Semoga langkah ini diberi kemudahan," jelas Gus Hakim.

Dia mengungkapkan, keputusan memilih PKB sebagai kendaraan politik
karena dinilai pilihan paling tepat. Selain karena dirinya kader PKB tulen, dia juga kini menjabat sebagai pucuk pimpinan PKB Kebumen. Sehingga ada tanggung jawab moral untuk dapat membesarkan partai pada pilbup mendatang.

"Perolehan 11 kursi (parlemen) saya kira lebih dari cukup untuk bisa duduk di eksekutif," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Wonoyoso itu.

Baca Juga: Dulu Jalan Rusak Berat Susah Dilewati, Kini Mulus Bisa untuk Kenduri Warga Jembangan, Kebumen

Menurutnya, PKB secara historis erat kaitan dengan kalangan pesantren. Prinsip berpolitik yang dipegang juga tak jauh beda. Yakni, memposisikan pangkat dan jabatan sebagai perantara untuk mencapai tujuan kemaslahatan bersama. Gus Hakim menilai masih banyak persoalan di Kebumen yang butuh mendapat perhatian lebih.

Seperti berkaitan dengan soal pengangguran dan kemiskinan, pendidikan formal maupun non formal, kesenjangan sosial hingga pembenahan sektor infrastruktur.

"Tentu dengan program terukur setiap persoalan perlahan terselesaikan. Karena saya berangkat dari santri, tentu tidak menghilangkan ilmu pesantren," ucapnya.

Baca Juga: Pameran Seni Rupa Yang Hidup Berharap, yang Mati Tak Terungkap Hadirkan Sensasi dalam Imajinasi Fantasi

Gus Hakim mengaku, siap dipasangkan dengan siapapun dalam percaturan politik pilbup. Soal surat rekomendasi, dia tak ingin ambil pusing. Sebab semua akan berjalan sesuai mekanisme dan aturan partai.

"Di PKB ini yang daftar bacawabup jarang. Nanti tinggal lihat keputusan rekomendasi dari ketua umum," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kebumen Sri Hari Susanti mengatakan, pendaftaran Gus Hakim cukup mengejutkan jajaran pengurus partai. Sebab, jika biasanya Gus Hakim bertugas menerima pendaftaran, namun kini justru ikut mendaftar lewat PKB.

"Rekan-rekan DPC kaget ada info beliau daftar. Tapi ini menjadi bukti, bahwa PKB adalah partai terbuka untuk semua kalangan," katanya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#DPC PKB #Gus #kebumen #Dewan Syuro #bacawabup