Tujuannya untuk berkomunikasi soal pengusungan nama calon pasangan wali kota dan wakil wali Kota Magelang pada Pilkada 2024.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Magelang M Hasan Suryo Yudho menuturkan, koalisi tersebut harus dilakukan karena Gerindra hanya meraih tiga kursi dewan pada Pemilu 2024.
Berdasarkan persyaratan, parpol dapat mengusung calon minimal mengantongi lima kursi.
Sementara parpol yang bisa mengusung calon, yakni PDI-P karena memperoleh lebih dari lima kursi.
"Kami tidak mendapat golden tiket (karena hanya dapat tiga kursi), maka Gerindra Kota Magelang harus berkoalisi dengan partai lain," katanya, Selasa (23/4/2024).
Dia menyebut, partai Gerindra Kota Magelang membuka diri dengan semua kandidat yang akan maju pada pilkada.
Terlebih lagi, saat ini, dia tengah berkomunikasi dengan beberapa nama bakal calon wali kota. Seperti wali kota saat ini, eks sekda, dan lain-lain.
Selain itu, Hasan menambahkan, Gerindra juga akan menampung nama-nama yang menjadi aspirasi masyarakat Kota Magelang.
Kemudian, aspirasi tersebut akan dimintakan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
Terkait usulan nama yang berpotensi, dia menyebut, masih perlu dikomunikasikan dengan partai lain.
"Nanti (nama calon berdasarkan) usulan dari daerah. Tetapi semuanya yang direkomendasikan dari DPP Partai Gerindra," katanya.
Editor : Bahana.