Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kreator TikTok Agos Gemoy Diterpa Badai Hukum Setelah Kritik Stiker Caleg Tanpa Izin: Minta Perlindungan dari Presiden!

Cici Jusnia • Rabu, 6 Desember 2023 | 18:55 WIB
Sosok Agos Gemoy (Instagram @agosgemoy)
Sosok Agos Gemoy (Instagram @agosgemoy)

RADAR JOGJA - Sebuah kontroversi muncul di dunia media sosial setelah Agos Gemoy, seorang konten kreator TikTok yang sebelumnya menjadi perbincangan publik, mengkritik oknum tim sukses (timses) yang menempelkan stiker calon legislatif (caleg) di rumahnya tanpa izin.

Kabarnya, dampak dari kritikan tersebut membuat Agos Gemoy menerima surat somasi dari pihak partai yang merasa dirugikan.

Dalam video TikTok yang menjadi viral, Agos Gemoy menyampaikan ketidakpuasannya terhadap tindakan timses caleg yang menempelkan stiker tanpa izin di rumahnya.

Namun, hal tersebut berujung pada sebuah surat somasi yang menuduhnya membuat narasi hoax dan menyudutkan pihak terkait.

"Saya mendapatkan surat somasi terkait viralnya video TikTok yang berisi tentang penempelan stiker caleg tanpa izin oleh salah satu timses caleg. Saya dianggap membuat narasi hoax dan narasi yang menyudutkan pihak tersebut," ungkap Agos Gemoy seperti yang dilansir dari postingan video TikTok @agosgemoy.

Dalam surat somasi yang diterima Agos, ia diminta untuk membuat permintaan maaf dan klarifikasi secara terbuka.

"Saya, Agos Gemoy, meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan atas perbuatan yang saya lakukan," ujar Agos sebagai respons terhadap tuntutan tersebut.

Agos juga mempertanyakan apakah tindakannya sebagai seorang rakyat biasa yang menyampaikan protes terhadap penempelan stiker caleg tanpa izin di rumahnya dianggap salah.

Meskipun ia mengaku tidak mengetahui bahwa tindakan tersebut dapat berujung pada konsekuensi hukum, Agos menyampaikan permintaan maaf jika tindakannya dianggap keliru.

Tidak hanya itu, pihak yang merasa dirugikan juga menuntut agar video mengenai penempelan stiker caleg segera dihapus atau di-take down.

Ancaman membawa kasus ini ke jalur hukum juga dilontarkan jika Agos Gemoy tidak mematuhi permintaan tersebut.

Video berdurasi 2:17 menit itu diakhiri dengan permintaan khusus kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Agos memohon perlindungan dari presiden untuk melindunginya jika kasus tersebut berlanjut ke tingkat yang lebih serius.

"Bapak Presiden Jokowi, saya rakyat kecil pak, saya hanya ingin menyuarakan keresahan saya. Jika perbuatan saya ini salah, saya minta maaf pak, dan saya mohon perlindungannya pak, terimakasih," pungkas Agos.

Kisah kontroversial ini menunjukkan betapa kuatnya dampak media sosial dalam membawa isu-isu publik, sekaligus menyoroti kompleksitas interaksi antara individu dan pihak politik dalam era digital ini.

Editor : Bahana.
#caleg #Agos Gemoy #somasi