Kejari Kebumen Gelar Jaksa Masuk Sekolah, Ajak Pelajar Sadar Hukum sejak Dini

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:08 WIB
Rombongan jaksa dari Kejaksaan Negeri Kebumen memberikan materi terkait pemahaman hukum kepada pelajar MAN 1 Kebumen. (M Hafied/Radar Jogja)

 
Rombongan jaksa dari Kejaksaan Negeri Kebumen memberikan materi terkait pemahaman hukum kepada pelajar MAN 1 Kebumen. (M Hafied/Radar Jogja)  

 

 

 

 

KEBUMEN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen terus memperkuat upaya pencegahan hukum di kalangan pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Program ini hadir sebagai ruang edukasi untuk meningkatkan kesadaran agar pelajar melek hukum sejak dini. Dengan begitu diharapkan generasi muda dapat terhindar dari acaman tindak pidana.

 

Kasi Intel Kejari Kebumen Sulistyohadi mengatakan, program JMS sejauh ini telah bergulir di lima sekolah. Dia menarget kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin setiap bulan.

Dalam kegiatan ini jaksa hadir sebagai narasumber untuk memberikan berbagai materi persoalan hukum. "Tujuan untuk mengedukasi supaya pelajar tidak terjerat hukum," jelasnya selepas kegiatan di MAN 1 Kebumen, Kamis (6/8).

 Baca Juga: Sudah Masuk SMP tapi Masih Berseragam SD, Seragam Gratis Belum Dibagikan: Ini Alasan Pemkab Bantul

Sulistyohadi menyampaikan, pemahaman soal hukum perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Hal ini dinilai penting agar para pelajar tidak mudah terjerumus dalam tindakan pelanggaran hukum. "Kami juga menyinggung peran dan fungsi kami sebagai jaksa dalam upaya penegakan hukum," katanya.

 

Diterangkan, dalam setiap pertemuan JMS, jaksa akan fokus memberikan pemahaman tentang pentingnya mentaati aturan hukum. Berbagai tema juga dipilih dengan menyesuaikan kebutuhan pelajar, antara lain terkait soal bahaya penyalahgunaan narkotika, perundungan hingga kekerasan.

 

Lebih lanjut, JMS sengaja dikemas secara interaktif. Para pelajar diberi kesempatan berdialog langsung dengan jaksa untuk menyampaikan berbagai persoalan hukum yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Jasa Marga Targetkan Tol di DIY Kelar 2027, Gubernur HB X Minta Percepat Trase Maguwoharjo-Jombor

Langkah ini diharapkan sebaga upaya preventif guna membangun budaya taat hukum di kalangan remaja. "Ini bentuk kepedulian kami supaya pelajar tidak terjerat hukum," tegasnya.

 

Kepala MAN 1 Kebumen Muhiban merespon positif program JMS. Dia yakin kedatangan jaksa ke sekolah untuk memberikan materi terkait hukum ke pelajar akan membekas. Selain menambah bekal ilmu, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya patuh hukum.

 "Saya lihat tadi anak-anak antusias, mendengarkan dengan seksama pemaparan dari jaksa," bebernya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
Jaksa masuk sekolah sadar hukum Kejari Kebumen MAN 1 Kebumen jaksa