Singapura dan Filipina, 4 Agustus 2026 – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) melaksanakan implementasi Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) EQUITY Luar Negeri Tahun 2025–2026 bertajuk "Penguatan Pembelajaran STEM dan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk Mendukung SDGs di Sekolah Indonesia Luar Negeri." Program ini diselenggarakan di Sekolah Indonesia Singapura (SIS Ltd Singapore) dan Sekolah Indonesia Davao (SID), Filipina, sebagai wujud komitmen UNY dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia di luar negeri melalui inovasi pembelajaran berbasis STEM dan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Kegiatan ini secara langsung mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas dosen FMIPA UNY, yaitu Dr. Mona Sari, M.Sc. dari Program Studi Fisika, Dr. Rahmania Pamungkas, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Biologi, Siti Kholifah, S.Si., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Matematika, dan Yunilia Nur Pratiwi, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Kimia. Selama pelaksanaan program, tim melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain penandatanganan naskah kerja sama antara UNY dan SIS Singapore, pelatihan pembelajaran STEM dan Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru, observasi proses pembelajaran di kelas, serta diskusi mengenai keberlanjutan kolaborasi pendidikan antara UNY dan Sekolah Indonesia Luar Negeri. Selain itu, implementasi program juga dilaksanakan secara hybrid di Sekolah Indonesia Davao, Filipina, sehingga memperluas jangkauan manfaat kegiatan.
Pelatihan yang diberikan berfokus pada penguatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Kegiatan ini juga menjadi forum berbagi praktik baik (best practices) antara dosen UNY dan guru Sekolah Indonesia Luar Negeri dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Sebagai bentuk keberlanjutan program, implementasi kegiatan akan terus dilaksanakan melalui serangkaian pelatihan lanjutan, antara lain pelatihan Olimpiade Sains, pelatihan Koding, serta pendampingan pembelajaran berbantuan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam kurun waktu Agustus-Desember 2026.
Salah satu anggota Tim PkM EQUITY, Dr. Mona Sari, M.Sc., melaksanakan implementasi lanjutan di Sekolah Indonesia Singapura pada tanggal 20–23 Juli 2026 untuk mengoptimalkan penerapan model pendampingan belajar berbantuan AI sekaligus memperkuat kolaborasi akademik antara Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Sekolah Indonesia Singapura (SIS). Program lanjutan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas guru dan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21. Melalui kolaborasi internasional yang berkesinambungan ini, UNY tidak hanya memperkuat kapasitas pendidik Indonesia di luar negeri, tetapi juga mempererat jejaring kerja sama akademik yang mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pembelajaran dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kemitraan internasional di bidang pendidikan.
Program Pengabdian kepada Masyarakat EQUITY Luar Negeri ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas kolaborasi internasional Universitas Negeri Yogyakarta sekaligus memperkuat peran UNY dalam mendukung transformasi pendidikan Indonesia di tingkat global. Ke depan, UNY berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program pengabdian yang berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan di dalam maupun luar negeri.
Editor : Bahana.