Peluncuran Becak Kayuh Listrik Pariwisata (Bekalista) di Yogyakarta tak hanya menandai hadirnya moda transportasi wisata yang lebih ramah lingkungan. Di balik perakitannya, terdapat peran SMKN 3 Yogyakarta, sekolah teknik yang telah berdiri lebih dari satu abad dan hingga kini masih menjadi bagian dari perkembangan teknologi melalui pendidikan vokasi.
SMKN 3 Yogyakarta berdiri pada 1 Agustus 1919 pada masa pemerintahan Hindia Belanda dengan nama Prinses Juliana School. Sekolah ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknik pada zamannya. Seiring perubahan sistem pendidikan di Indonesia, sekolah tersebut beberapa kali berganti nama dan status hingga resmi menjadi SMK Negeri 3 Yogyakarta seperti yang dikenal saat ini.
Perjalanan panjang itu menjadikan SMKN 3 Yogyakarta sebagai salah satu sekolah teknik tertua di Indonesia. Selama lebih dari 100 tahun, sekolah ini terus mengikuti perkembangan dunia industri dengan membuka berbagai program keahlian di bidang teknik dan memperkuat pembelajaran yang menekankan praktik langsung di bengkel maupun laboratorium.
Semangat tersebut kini tercermin melalui program Teaching Factory, model pembelajaran yang menghadirkan suasana kerja industri di lingkungan sekolah. Melalui program ini, guru dan murid tidak hanya belajar merakit sebuah produk sebagai bagian dari praktik, tetapi juga terlibat dalam proses produksi yang memiliki standar industri.
Kepercayaan itu terlihat saat SMKN 3 Yogyakarta dilibatkan dalam perakitan Bekalista. Empat program keahlian, yakni Teknik Otomotif, Teknik Elektronika, Teknik Ketenagalistrikan, dan Teknik Mesin, berkolaborasi mengerjakan berbagai tahapan produksi, mulai dari pembuatan komponen, pengelasan rangka, pengecatan, perakitan hingga pengujian kendaraan sebelum digunakan.
Keterlibatan tersebut menunjukkan bagaimana sekolah yang lahir pada awal abad ke-20 mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Dari lembaga pendidikan teknik yang awalnya menyiapkan tenaga kerja untuk masa kolonial, kini SMKN 3 Yogyakarta menjadi bagian dari pengembangan kendaraan listrik yang mendukung transportasi wisata di Yogyakarta.
Lebih dari sekadar menjadi tempat belajar, perjalanan SMKN 3 Yogyakarta memperlihatkan bagaimana pendidikan vokasi terus berkembang mengikuti perubahan teknologi. Di usia yang telah melampaui satu abad, sekolah ini tidak hanya menjaga sejarah panjangnya sebagai sekolah teknik, tetapi juga terus berkontribusi melalui karya nyata, salah satunya lewat keterlibatan dalam perakitan Bekalista yang kini mulai beroperasi di Yogyakarta.