Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

 Lewat KKN Tematik, Mahasiswa Diarahkan Dukung Program Strategis Pemkot Jogja: Hasto Wardoyo Harapkan Ini

Iwan Nurwanto • Senin, 20 April 2026 | 20:38 WIB
SERENTAK: Suasana pelepasan KKN yang dikolaborasikan dengan program Kampung Tematik dan One Village One University di Halaman Balai Kota Jogja, Senin (20/4/2026). DOKUMENTASI HUMAS PEMKOT JOGJA 
SERENTAK: Suasana pelepasan KKN yang dikolaborasikan dengan program Kampung Tematik dan One Village One University di Halaman Balai Kota Jogja, Senin (20/4/2026). DOKUMENTASI HUMAS PEMKOT JOGJA 

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengarahkan ratusan mahasiswa dari sejumlah kampus untuk mendukung program strategis pemerintah.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa diserasikan dengan program Kampung Tematik dan One Village One University.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan untuk membangun kesadaran sosial masyarakat.

Baca Juga: Duh, Dua Belas Mahasiswi Terjebak Dalam Lift Lantai Empat Kampus Satu UAD, Damkar Turun Tangan 

Terkhusus pengelolaan lingkungan karena masalah sampah menjadi persoalan pelik di Kota Jogja.

Hasto menekankan, mahasiswa diharapkan bisa membantu rekonstruksi sosial di tingkat kampung.

Mulai dari membentuk kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, hingga mengolah sampah organik dan menggunakan wadah berulang. 

Baca Juga: Ada Permendikbud 75/2016, Disdikpora Kebumen Beri Restu Sekolah Tarik Sumbangan 

“Keterlibatan mahasiswa menjadi kunci, karena Kota Jogja memiliki kekuatan utama pada sumber daya manusia,” ujar Hasto di sela pengarahan KKN Tematik di Halaman Balai Kota Jogja, Senin (20/4/2026).

Sebagai informasi, program KKN tematik tersebut merupakan wujud kolaborasi antara Pemkot Jogja dengan perguruan tinggi dalam skema Kampung Tematik.

Program itu untuk mendukung konsep One Village One University. Total ada 337 mahasiswa dari berbagai kampus yang terlibat.

Baca Juga: Renovasi Jembatan Kewek, Kota Jogja, Mulai Dikerjakan Mei 2026, Target Selesai Desember 2026

Dalam program tersebut pemkot mengusung sepuluh tema besar pengabdian.

Mulai dari tematik sungai, Kampung Inggris, olah sampah, pembinaan wirausaha, pendampingan kelompok rentan, kesehatan jiwa, pengembangan RTHP, sekolah lansia, jam belajar masyarakat, hingga program WNA mengajar.

“Setiap kampung akan didampingi perguruan tinggi secara berkelanjutan dengan tema yang tidak harus berganti, sehingga dampaknya bisa terukur dan berkelanjutan,” jelas Hasto.

Baca Juga: Pasca Harga Gas Non-subsidi Naik, Beberapa Masyarakat DIY Berencana Pindah ke Gas Melon

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY Setyabudi Indartono menyampaikan, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari program yang dijalankan.

Namun juga respon dari masyarakat terkait dengan program yang ditawarkan oleh mahasiswa dalam program KKN.

Setyabudi mengingatkan, agar mahasiswa mahasiswa yang menjalani KKN di kampung selalu menjaga etika.

Baca Juga: Hati-Hati! Salah Pasang Alat Ukur Tekanan Darah Dapat Membahayakan Nyawa

Serta meningkatkan kreativitas dan membangun komunikasi aktif dengan masyarakat agar program yang dijalankan tepat sasaran sekaligus berdampak nyata.

“Keberhasilan kegiatan ini ditentukan oleh sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dan memberikan respons positif,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu peserta KKN dari UAD Dwi Mulyadi menyampaikan, kelompoknya akan fokus pada pendampingan lansia.

Baca Juga: Hati-Hati! Salah Pasang Alat Ukur Tekanan Darah Dapat Membahayakan Nyawa

Terkhusus dalam hal penguatan kesehatan mental. Bentuk programnya diwujudkan dengan monitoring kesehatan mental lansia dalam periode mingguan.  

“Selain itu, kami juga fokus pada remaja, terutama dalam persiapan karier, mengingat peningkatan kualitas SDM di Yogyakarta, khususnya generasi Z,” katanya. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Mahasiswa #kampung tematik #Pemkot Jogja #KKN #program strategis