Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pulihkan Luka Batin, Komunitas Women Support Women Gelar Ruang Belajar Inner Child di Yogyakarta

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 14 Januari 2026 | 13:07 WIB
Komunitas Women Support Women (WSW) kembali menghadirkan ruang aman untuk refleksi diri pada 24 Januari 2026 di Joglo Elang Nitiprayan, Yogyakarta.
Komunitas Women Support Women (WSW) kembali menghadirkan ruang aman untuk refleksi diri pada 24 Januari 2026 di Joglo Elang Nitiprayan, Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Menghadapi kompleksitas peran perempuan modern, komunitas Women Support Women (WSW) kembali menghadirkan ruang aman untuk refleksi diri. Mengangkat tema besar Ibu Tiang Keluarga, Perempuan Tiang Negara, pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada 24 Januari 2026 di Joglo Elang Nitiprayan, Yogyakarta.

Kegiatan ini fokus pada dua isu krusial dalam kesehatan mental: penyembuhan inner child dan penerapan unconditional love (kasih tanpa syarat). Program ini digagas oleh Yayasan Rumah Kasih Sekartaji Ayuwangi (YRKSA) sebagai upaya memperkuat fondasi emosional perempuan Indonesia.

Mengasuh Luka Batin Melalui Bahasa Ibu

Pendiri YRKSA sekaligus penggagas WSW, Sekartaji Ayuwangi, menjelaskan bahwa pertemuan ini dirancang agar perempuan mampu menghadapi dinamika hidup secara berkesadaran.

"WSW dibangun sebagai ruang aman untuk bertumbuh bersama, mengasuh luka batin, dan belajar mengasihi tanpa syarat. Kami ingin perempuan kembali ke titik dasar, menyadari perannya dalam keluarga, masyarakat, serta tetap menjaga nilai budaya bangsa," ujar Sekartaji (14/1/2026).

Dalam konteks ini, inner child dipahami sebagai bagian diri yang menyimpan memori emosional masa lalu. Sementara unconditional love ditekankan sebagai kemampuan mengasihi yang dimulai dari diri sendiri sebelum dialirkan kepada keluarga dan lingkungan.

Metode Pemulihan: Quantum Breathing dan Dialog Tanpa Menghakimi

Berbeda dengan seminar formal, pertemuan di Joglo Elang ini akan menggunakan pendekatan yang lebih personal dan meditatif. Beberapa agenda utama meliputi:

Refleksi Batin: Menghadirkan kesadaran penuh atas pengalaman hidup.
Quantum Breathing: Latihan napas berkesadaran untuk stabilitas emosi.
Dialog Terbuka: Proses saling mendengar dan didengar tanpa stigma atau penghakiman.

WSW menekankan pentingnya penggunaan "bahasa ibu" dalam merawat sesama perempuan, di mana peserta tidak dituntut untuk segera menjadi kuat, melainkan diberi ruang untuk pulih secara organik.

Jejaring Solidaritas Perempuan yang Meluas

Lahir di Yogyakarta, gerakan WSW kini telah berusia hampir empat tahun dan melebarkan sayapnya ke berbagai kota seperti Jakarta hingga Boyolali. Selama perjalanannya, komunitas ini rutin berkolaborasi dengan narasumber dari berbagai disiplin ilmu untuk memperkaya wawasan anggotanya.

Melalui pertemuan ini, WSW ingin menegaskan kembali bahwa perempuan yang utuh secara mental dan emosional adalah kunci utama bagi terciptanya keluarga yang sehat dan masyarakat yang berdaya.

Informasi Acara:

Kegiatan: Pertemuan Women Support Women (WSW)
Tanggal: 24 Januari 2026
Lokasi: Joglo Elang Nitiprayan, Yogyakarta
Penyelenggara: Yayasan Rumah Kasih Sekartaji Ayuwangi (YRKSA) (iwa)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Yayasan Rumah Kasih Sekartaji Ayuwangi #inner child #Kesehatan Mental Perempuan #ruang belajar #Sekartaji Ayuwangi Purbaputri #kasih tanpa syarat #women support women #Sekartaji Ayuwangi #Women Support Women Yogyakarta #unconditional love