Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Olimpiade Literasi Siswa Nasional 2025 Kota Jogja: 60 Finalis Bersaing di Enam Cabang Literasi

Fahmi Fahriza • Sabtu, 29 November 2025 | 18:21 WIB

 

 

Sesi pelaksanaan lomba tahap final OLSN yang diselenggarakan oleh Dikpora kota Jogja. 
Sesi pelaksanaan lomba tahap final OLSN yang diselenggarakan oleh Dikpora kota Jogja. 

JOGJA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Jogja kembali menggelar Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN) Tahun 2025, sebagai ajang pengembangan potensi dan kreativitas peserta didik SMP/MTs negeri maupun swasta.

Babak final seluruh cabang lomba tersebut diselenggarakan di Kampus 3 Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyarta, Sabtu (29/11/2025), sebagai puncak rangkaian seleksi yang telah berlangsung kurang lebih sejak satu bulan terakhir.

OLSN ini adalah program literasi tahunan yang digelar Dikpora Kota Jogja untuk menghadirkan wahana kompetisi sekaligus ruang kreasi bagi peserta didik.

Tidak hanya berorientasi pada prestasi, kegiatan ini dirancang sebagai proses pembelajaran melalui aktivitas literasi yang beragam.

Pelajar diajak mengenal bahasa, seni, sastra, dan budaya sebagai bagian dari karakter pendidikan yang komprehensif.

Tahun ini, OLSN mempertandingkan enam cabang lomba, yaitu Mendongeng, Menulis Cerita, Sesorah, Ndongeng Bahasa Jawa, Story Telling, dan Speech Contest.

Seluruh cabang diikuti oleh sepuluh peserta di tahap final, yang telah melalui proses seleksi video tahap awal.

Mereka terpilih dari puluhan peserta yang mengirim karya, dan kini kembali tampil langsung di hadapan dewan juri untuk memperebutkan posisi juara 1, 2, dan 3.

Salah satu juri lomba Speech Contest, Dorothea Sri Ismayawati mengungkapkan, bahwa kemampuan peserta terlihat positif dan menjanjikan.

Ia menyebut proses penilaian menjadi cukup menantang karena kualitas finalis yang merata.

"Kita awali seleksi dari video. Ada 31 video, lalu kami pilih 10 besar. Kemampuan Bahasa Inggris mereka sudah bagus sekali," ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Ia menjelaskan, bahwa para peserta dinilai berdasarkan beberapa aspek indikator, mulai dari artikulasi, ekspresi, intonasi, fluency, hingga koherensi dan relevansi dengan tema.

"Kesulitannya ini memilih best of the best. Karena yang sepuluh besar ini semua sudah kategori terbaik, memilih hanya tiga dari yang terbaik itu luar biasa," tambahnya.

Selain menilai kemampuan teknis dan penyampaian, para juri juga memberikan pembinaan kepada peserta sebelum memasuki babak final.

Proses ini bertujuan memperbaiki kekurangan dari video awal serta memantapkan struktur pidato masing-masing peserta.

"Untuk keinginan belajar mereka itu luar biasa. Komunikasinya bagus, Bahasa Inggrisnya juga sudah oke banget," ujarnya lagi.

Sementara itu, antusiasme peserta juga terlihat pada kategori mendongeng bahasa Jawa.

Salah satunya datang dari Avisa Rajwaa Parahita, siswi kelas 7 SMPN 5 Yogyakarta, yang mengaku baru pertama kali mengikuti kompetisi ini.

Meski masih duduk di kelas 7, ia langsung tertarik untuk mencoba setelah sekolah menginformasikan adanya lomba.

"Saya suka bahasa Jawa. Dongeng itu menurut saya asik, jadi saya mau cari pengalaman dulu dan ikut lomba ini," tutur Avisa.

Disampaikannya, seleksi awal dilakukan melalui pengiriman video berdurasi minimal 8 menit hingga maksimal 10 menit.

Setelah dinyatakan lolos masuk 10 besar, ia mulai intens berlatih selama beberapa hari terakhir untuk menghadapi sesi final.

"Latihannya ya ngulang terus. Kalau ada yang kurang, ditambahin lagi. Harapannya juara satu. Optimisnya 100 persen," ungkapnya penuh percaya diri.

Lebih lanjut, secara gamblang ia juga mengaku siap untuk mengikuti OLSN lagi tahun depan, meskipun hasil tahun ini tidak sesuai ekspektasinya.

"Pasti mau ikut lagi. Mungkin nanti coba kategori lain juga buat eksplorasi," katanya.

Melalui berbagai cabang lomba yang melibatkan kemampuan bahasa, kreativitas, hingga budaya lokal.

Dikpora Kota Jogja berharap kegiatan ini dapat memotivasi sekolah untuk lebih aktif memfasilitasi siswa dalam meningkatkan prestasi belajar. (iza) 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#2025 #Olimpiade Literasi Siswa Nasional #Kota Jogja #literasi #juri #finalis #dikpora #babak final