Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dukung Pendidikan Maju di wilayah Yogyakarta, Bank Jateng Syariah Hadirkan Solusi Keuangan untuk Mengatasi Tantangan Finansial di Lingkungan Sekolah

Cintia Yuliani • Jumat, 19 September 2025 | 23:19 WIB

Photo
Photo
BANTUL – Bank Jateng Syariah menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui kemitraan strategis bersama sekolah swasta di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Komitmen ini ditandai dengan komitmen kerja sama dengan SMA dan SMK Swasta di DIY, yang dilaksanakan bersamaan dengan Seminar Pendidikan bertema “Membangun Masa Depan Pendidikan yang Maju, Adil, dan Berkesetaraan antara Sekolah Negeri dan Swasta” di Gedung Ibrahim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Selasa (12/8).

Acara ini dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari Kepala Dinas Dikpora DIY Drs. Suhirman, M.Pd., Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai keynote speaker, hingga tiga pemateri utama yakni Ketua DPRD DIY Nuryadi, S.Pd., Ketua BMPS DIY Prof. Dr. Pardimin, dan Guru Besar UNY Prof. Slamet PH, MA, M.Ed., MA.

Para peserta kepala sekolah SMA dan SMK dari seluruh DIY ikut hadir sangat antusias dengan peluang kerja sama yang ditawarkan.

Kepala Divisi Syariah Bank Jateng Slamet Sulistiono menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai produk unggulan yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah, guru, karyawan sekolah dan siswa.

Salah satu penawaran utama adalah pembiayaan bagi guru dan karyawan sekolah yang bekerja sama.

Prosesnya praktis pengajuan dilakukan melalui sekolah dengan sistem potong gaji tiap bulan, tanpa harus datang ke kantor bank.

Angsuran yang ditawarkannya pun lebih rendah dari rata-rata lembaga keuangan lain, dengan tenor hingga 10 tahun.

“Ini solusi agar guru tidak terjebak jeratan pinjol atau rentenir. Lebih murah, lebih mudah, dan tidak membebani keuangan keluarga, sehingga guru bisa fokus mengajar,” jelasnya.

Selain itu, Bank Jateng Syariah juga menghadirkan pembiayaan rumah subsidi. Untuk guru atau tenaga pendidik berstatus kontrak, tersedia program pembiayaan dengan cicilan maksimal seperlima gaji, tenor hingga 25 tahun, dan uang muka hanya 5 persen.

Rumah dapat dibeli di perumahan, pemukiman, baik rumah baru maupun second selama digunakan untuk tempat tinggal.

Tak hanya fokus pada kebutuhan konsumtif Bank Jateng Syariah juga menawarkan pembiayaan produktif (KUR) dan Cash Management System untuk membantu administrasi keuangan sekolah agar lebih rapi dan efisien.

"Dengan program ini pihak sekolah tidak kesulitan untuk melakukan tata buku melakukan ilustrasi keuangan karena dimudahkan oleh sistem," jelasnya.

Bagi siswa, tersedia juga tabungan siswa untuk berbagai tujuan, mulai dari kurban, study tour, hingga kunjungan industri.

“Setoran awal yang ringan, dan setoran berikutnya dapat dikumpulkan secara kolektif oleh pihak sekolah,” jelasnya.

Bank Jateng Syariah saat ini telah memulai kemitraan dengan SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta sebagai sekolah SMK swasta pertama yang menandatangani perjanjian kerja sama di DIY, disusul sekolah lain yang sudah dalam proses. Ia optimistis ratusan sekolah di DIY akan segera mengikuti langkah ini.

“Harapan kami, semua sekolah yang hadir maupun yang belum hadir dapat menjalin kerja sama, sehingga pendidikan di DIY dapat tumbuh bersama lewat dukungan perbankan syariah,” pungkasnya. (Cin)

Editor : Bahana.
#SMK #bank jateng syariah #DIY #SMA