Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pendidikan Karakter, 194 Pelajar SMA di Kebumen Beradu Seni dan Sastra

Muhammad Hafied • Jumat, 13 Juni 2025 | 10:30 WIB

Peserta menunjukkan piala pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kebumen.
Peserta menunjukkan piala pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kebumen.

 

KEBUMEN - Sebanyak 194 pelajar tingkat SMA dan MA ikut ambil bagian dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kebumen.

Mereka beradu kemampuan untuk mengikuti 16 jenis perlombaan yang telah ditentukan. Mulai dari musik tradisi, cipta lagu, kriya, baca puisi, monolog, tari kreasi hingga desai poster.

Ketua Panitia FLS3N Kbumen Slamet Pramono menyampaikan, ajang lomba seni dan sastra tingkat SMA tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang telah berlangsung konsisten sejak tahun 2004.

Baca Juga: BPKH Limited Sampaikan Permintaan Maaf atas Ketidaksempurnaan Layanan Konsumsi Jemaah Haji Pasca-Armuzna

Agenda ini merupakan penjabaran program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mewujudkan penguatan pendidikan karakter.

“Setiap tahun terselenggara. Tujuannya sebagai wadah penyaluran bakat,” katanya, disela kegiatan Kamis (12/6).

FLS3N ini menjadi bagian implementasi kebijakan menejemen talenta nasional di bidang seni, budaya dan sastra. Kegiatan berlangsung juga hasil komitmen Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) seni dan budaya SMA Kabupaten Kebumen.

Baca Juga: Lakukan Kerja Ekstra! Pemprov Jateng Optimalkan Pompa, Rob Sayung Demak Mulai Surut

Menurut Pramono, FLS3N bukan hanya sekadar bicara kompetisi, tapi juga ditujukkan untuk meningkatkan kecintaan pelajar terhadap dunia seni dan sastra.

Dia menaruh harapan dari kegiatan yang digelar memberikan dampak positib bagi dunia pendidikan di Kebumen.

“Ruh pendidikan itu tidak cuma intelektual, ada nilai yang perlu diperhatikan. Yaitu raga dan karya,” kata dia.

Hasil lomba ini, lanjutnya, akan diikutsertakan pada lomba jenjang berikutnya, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Hal ini selaras untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi pelajar berekspresi melalui bakat seni dan sastra.

Baca Juga: Marak Penipuan Aktivasi IKD Mengatasnamakan Disdukcapil Bantul, Masyarakat Diimbau Waspada

“Sebagai wadah aktualisasi. Peserta tentu akan semangat karena memperebutkan piala bergengsi,” bebernya.

Sementara itu, salah satu peserta Taftazani mengaku berkesan dapat mengikuti ajang bergengsi tingkat kabupaten. Dari lomba tersebut dirinya mampu mengukur kemampuan di bidang karya seni dan sastra.

“Selain mengejar piala, jadi bisa kenal teman dari sekolah lain,” terangnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #FLS3N #SMA dan MA