Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pencairan TPG di Kulon Progo Terlambat akibat Metode Penyaluran Langsung, Pastikan Guru Dapat Haknya

Anom Bagaskoro • Kamis, 12 Juni 2025 | 14:45 WIB

 

FOKUS: Siswa SMAN 2 Wates melakukan kegiatan belajar mengajar.ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
FOKUS: Siswa SMAN 2 Wates melakukan kegiatan belajar mengajar.ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
 

 

 

KULON PROGO - Proses pencairan tunjangan profesi guru (TPG) tahun 2025 mengalami keterlambatan. Akibatnya, banyak guru di Bumi Binangun masih belum mendapatkan haknya.

Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono telah menerima laporan dari berbagai pihak terkait keterlambatan penyaluran. Setelah dikonfirmasi ke bank penyalur, ternyata benar mengalami keterlambatan.

"Kalau untuk guru sekolah dasar lewat BPD DIJ, sedangkan SMP lewat Bank Kulon Progo," ucap Triyono, saat ditemui Radar Jogja di halaman Pemkab Kulon Progo, Rabu (11/6).

Triyono mengungkapkan, pemkab sekarang tak terlalu banyak menangani perihal TPG. Lantaran, penyaluran TPG 2025 dilakukan secara langsung. Caranya dengan penyaluran dari rekening kas negara ke rekening guru.

Terdapat dua bank daerah yang menjadi penyalurnya. Kendati terlambat, pihaknya mendapat kabar baik, beberap guru sekolah dasar dan sekolah menengah telah mendapatkan TPG. Harapannya, guru-guru segera mendapatkan haknya.

"Kemarin ada tujuh guru SMP dan dua guru SD yang sudah mendapat pencairan," ungkapnya.

Lebih detail, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kulon Progo Nur Hardiyanto mengakui adanya hambatan dalam proses penyaluran. Akan tetapi, penyaluran tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Di 2024 lalu, penyaluran TPG juga terjadi di sekitaran bulan Juni. Sehingga, pencairan tahun ini dianggap tak terlalu lambat. Akan tetapi, memang pihak dinas mengalami kendala saat membantu guru-guru mendapatkan haknya.

"Tahun ini metodenya baru, TPG disalurkan langsung ke rekening guru bukan ke kas daerah," ungkapnya.

Menurutnya, alasan mengalami keterlambatan penyaluran dikarenakan metode langsung yang masih diadaptasikan ke lapangan.

Metode langsung sebenarnya dianggap optimal dalam penyaluran. Lantaran, uang tunjangan di tansfer ke rekening penerima.

Penyaluran TPG juga sempat terkendala pada website penyaluran yang berisi data-data penerima. Pantauan dinasnya, menunjukkan data penerima di website sempat hilang selama tiga hari.

Namun, data kembali bisa diakses, hingga pada Juni penyaluran TPG sudah mulai terlihat."Total penerima TPG sekitar 3.200 guru, data kemarin baru ada 1.300 guru yang sudah menerima," ungkapnya. (gas/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#bank #BPD DIJ #Kulon Progo #tpg #Guru #Bumi Binangun #tunjangan profesi guru