MUNGKID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang tengah menggodok regulasi untuk memberikan beasiswa pendidikan tinggi bagi pemuda berprestasi di wilayahnya.
Hal itu sejalan dengan program unggulan 'Satu Keluarga Satu Sarjana'. Dengan begitu, dapat menciptakan generasi yang mampu berkontribusi pada pembangunan daerah.
Kepada Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Mulyanto mengutarakan, program tersebut merupakan bagian dari amanah bupati untuk mewujudkan visi dan misi daerah di bidang kepemudaan.
Tujuannya untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda, khususnya pemuda desa.
Di tahun pertama, pemkab menargetkan setidaknya ada 1.000 penerima beasiswa. Beberapa waktu lalu, pemkab juga telah berkoordinasi dengan sebelas perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.
"Ini bukan untuk masyarakat kurang mampu, tapi bagi mereka yang punya prestasi akademik dan aktif dalam kegiatan desa, seperti karang taruna atau remaja masjid," bebernya, Senin (19/5).
Baca Juga: Palermo Tersingkir dari Playoff Promosi Serie A, Emil Audero Siap Debut Bersama Timnas Indonesia?
Mulyanto menuturkan, saat ini pemkab masih menggodok regulasi beasiswa tersebut. Nantinya, seleksi beasiswa itu akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Tak hanya itu, disparpora Kabupaten Magelang juga telah berkoordinasi dengan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.
Dia juga menggarisbawahi bahwa langkah ini merupakan bagian dari inovasi pemanfaatan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata, yang telah melampaui target Rp 5,2 miliar pada tahun sebelumnya.
"Pendapatan dari pariwisata harus kembali ke masyarakat, salah satunya melalui akses pendidikan," ujar Mulyanto. (aya)
Editor : Heru Pratomo