Work-life Balance, Guru di Purworejo Bisa WFH atau WFA selama Libur Sekolah

PURWOREJO - Guru di Purworejo bakal diberikan keleluasaan dalam menjalankan tugas kedinasan selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut memungkinkan guru bekerja dari rumah atau work from home (WFH) maupun bekerja dari lokasi lain work from anywhere (WFA).
Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, pemberlakuan WFH maupun WFA bagi guru sebagai bagian membangun adaptasi pola kerja di dunia pendidikan yang selaras dengan perkembangan digital. Langkah ini juga upaya meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) bagi pendidik.
Sistem kerja fleksibel dinilai tepat diterapkan pada masa jeda pembelajaran bertepatan agenda libur sekolah. "Jika guru tetap hadir secara fisik hanya untuk memenuhi presensi, hal tersebut kurang efisien," jelasnya, Rabu (1/7).
Baca Juga: Seluruh Lurah di Depok Sleman Terjerat Korupsi TKD, Pengawasan di Wilayah Potensial Diperketat
Bagi Yuli, banyak manfaat dari penerapan kebijakan WFH dan WFA. Salah satunya dapat menekan biaya operasional sekolah seperti listrik, air, dan kebutuhan rutin lain. Keuntungan lain akan memberi ruang bagi guru untuk proses penyegaran setelah lama menjalani proses pembelajaran.
Dengan kondisi psikologis yang mapan, para guru tersebut diharapkan dapat menyambut masa pembelajaran baru dengan semangat lebih tinggi. "Pada saat murid libur, ruang kelas tidak dimanfaatkan secara optimal," katanya.
Meski begitu, Yuli menegaskan penerapan kebijakan WFH atau WFA tidak mengurangi satu kewajiban profesional guru. Sebab selama masa libur sekolah guru tetap diwajibkan menyelesaikan tugas harian, seperti perencanaan pembelajaran serta kebutuhan administrasi lain.
Para guru juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan atau kompetensi melalui pelatihan maupun seminar.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




