Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Akhirnya Dindikpora DIY Akui Ada Kebocoran Soal ASPD Literasi Numerik, Pelakunya Seorang Guru SMP

Agung Dwi Prakoso • Sabtu, 10 Mei 2025 | 02:03 WIB
umpa Pers terkait perkembangan dugaan kasus kebocoran ASPD DIJ di Kantor Dindikpora DIJ, kemarin (9/5).
umpa Pers terkait perkembangan dugaan kasus kebocoran ASPD DIJ di Kantor Dindikpora DIJ, kemarin (9/5).

 

 

 

JOGJA - Penulusuran terkait kasus kebocoran soal Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat SMP di DIJ mulai mengerucut. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) DIJ mengakui ada dua butir soal yang bocor karena ulah salah seorang guru SMP.

"Soal yang bocor hanya dua butir soal, bukan seluruh paket soal ASPD," ujar Kepala Dindikpora DIJ Suhirman kepada wartawan di Sasana Wiyata Lantai 2 Kantor Disdikpora DIJ, Jumat(9/5).

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, pihaknya menemukan fakta bahwa kebocoran itu bukan dari SMPN 10 Jogja. Namun Dindikpora DIJ mendapatkan pengakuan dari salah seorang guru SMP di DIJ yang diam-diam mengunduh berkas soal dari file virtual hard disk (VHD) resmi untuk moda semionline.

"Membuka file itu dengan teknik khusus yang memerlukan kemampuan teknologi informasi, mengambil dua soal dari penyimpanan sementara (temporary cache), mengubah format XML menjadi tampilan soal menggunakan perangkat lunak tertentu," tuturnya.

Setelah mengunduh, kemudian membagikannya kepada siswa dalam sesi latihan tambahan pada 3 Mei melalui google form.

 Saat ditanyai terkait motif dan profil guru yang dimaksud, Suhirman irit bicara. Ia masih akan mendalami dan melakukan investigasi lanjutan. "Kami tidak sampaikan dulu," bebernya.

Ia berjanji akan memberikan sanksi tegas bagi oknum guru yang dimaksud apabila terbukti melakukan pelanggaran. Karena kasus itu setingkat SMP, maka kewenangan tersebut berada di bawah Dindikpora Kabupaten/Kota.

"Sanksi tentu ada. (Butuh) referensi yang lebih detail untuk guru tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku," terangnya.

Setelah kasus itu, Dindikpora DIJ pun mengeluarkan kebijakan untuk menetapkan dua soal numerasi yang bocor sebagai soal bonus bagi seluruh peserta ASPD DIJ. Selain itu juga tidak diadakan ujian ulang ASPD.

"Tidak mengadakan ujian ulang ASPD Literasi Numerik, karena dampak kebocoran sangat terbatas," tegasnya.

Hasil investigasi itu juga menegaskan bahwa sebagian besar soal yang beredar dalam bentuk foto atau file PDF di media sosial adalah soal try out tingkat kabupaten/kota, bukan soal resmi ASPD. Sedangkan dua butir soal bocor yang ditemukan merupakan soal final, bukan mentah dari penulis.

"Tidak terbukti bahwa guru SMPN 10 Jogja membocorkan soal. Hal ini diperkuat dengan bukti rata-rata hasil ASPD literasi numerik di SMP Negeri 10 Jogja," terangnya.

Perwakilan Ombudsman RI (ORI) DIJ Muhammad Bagus Asmita mengatakan, pernyataan pihak Dindikpora DIJ belum memaparkan terkait motif dari guru yang membocorkan soal ASPD. Bahkan juga belum memunculkan nama atau data spesifik terkait guru itu.

"Kalau memang tidak ada motif lain seperti ekonomi dan sebagainya, juga harus di buka," ujar salah satu anggota tim pemantau SPMB tersebut.

Ia menyimpulkan terdapat dua butir soal yang bocor. Namun bukan dilakukan pihak SMPN 10 Jogja.  Pihaknya akan melakukan pengawasan terkait tindak lanjut yang akan dilakukan oleh Dindikpora DIJ maupun kabupaten/kota.

Dalam kesempatan itu ia juga menanyakan terkait teknis kebocoran soal. Padahal akses file yang dimaksud diakui semestinya hanya bisa diakses oleh pihak internal terkait. Bahkan apabila dibutuhkan uji forensik untuk mendalami kasus ini, dirinya mempersilakan.

"Namun dari dinas belum menjelaskan terkait teknis tersebut. Kami akan menelusuri, misalkan guru kok bisa mengakses salinan (soal). Kalau dimungkinkan uji forensik atas proses itu, ya monggo," jelasnya. (oso/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#SMPN 10 #ASPD #Guru #matematika #Suhirman #SMP #numerik #dindikpora #Kebocoran Soal ASPD #soal matematika #Google Form