BANTUL - Sebanyak 102 sekolah yang datang dari 17 Kapanewon di wilayah Bantul, mengikuti gelaran Bantul School Expo 2025 yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul.
Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto mengungkapkan, Bantul School Expo tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan berbagai potensi, hingga hasil karya para siswa yang ada di Bantul.
"Ada karya anak dan karya guru yang ditampilkan pada khalayak, semoga ini jadi praktik baik dari masing-masing sekolah yang juga bisa ditiru," katanya Jumat (2/5).
Salah satu aspek yang cukup disoroti dan diapresiasinya adalah variasi produk atau hal-hal yang ditampilkan di masing-masing tenant sekolah. Menurutnya hal tersebut jadi sebuah indikator positif di mana para siswa dan sekolah di Bantul memiliki minat bakat, dan potensi yang amat beragam.
"Ada yang menampilkan wirausaha, budaya, seni dan banyak hal yang merupakan kegiatan unggulan atau karya dari tiap sekolah," lontarnya.
Guru Bahasa Jawa SMPN 3 Pajangan Bantul Suyati mengapresiasi expo tersebut, selain menampilkan karya para siswa, juga menjadi momen belajar para siswa.
Salah satunya adalah keberanian untuk tampil, memproyeksikan produk atau karya, hingga promosi sekolah itu sendiri. "Ini juga menjadi momen yang tepat untuk promosi sekolah, karena mendekati tahun ajaran baru, dan banyak anak-anak SD," terangnya.
Ke depannya ia berharap, bahwa Bantul School Expo bisa terus diadakan secara konsisten, di samping itu, ia menginginkan bahwa jumlah peserta atau kuota sekolahnya bisa ditambah.
"Mungkin akan lebih ramai dan bagus kalau pesertanya juga tidak dibatasi. Jadi semacam selebrasi dan edukasi pendidikan," tandasnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo