Dalam rangkaian dies natalis tersebut, lembaga pendidikan yang beralamat di Jalan Taman Siswa, Mergangsan, Kota Jogja itu melaksanakan pameran karya mahasiswa dan dosen.
Ketua Panitia Dies Natalis ASRD MSD Yogyakarta Drs. FX. M. Jarot Prasetyahadi, M.Pd mengatakan, total ada 50 karya seni visual yang ditampilkan. Karya-karya tersebut merupakan hasil tangan para mahasiswa dan dosen yang sebelumnya sudah melalui tahap kurasi.
Sejalan dengan semangat untuk terus berkreasi tersebut, momen ulang tahun ASRD MSD yang ke-23 mengusung slogan Agility in Creating with Creativity.
Makna dari slogan itu adalah ketangkasan dalam berkarya dengan mengeluarkan segenap kemampuan daya kreativitas.
“Sejatinya makna slogan di atas tidak melulu hanya diperuntukkan bagi dosen maupun mahasiswa, namun segenap sivitas akademika dapat menerapkan slogan tersebut dalam menjalankan tugas atau bekerja kesehariannya,” ujar Jarot di sela Dies Natalis ASRD MSD Yogyakarta, Kamis (12/12).
Jarot menyampaikan, memamerkan hasil karya seni dosen serta mahasiswa memang merupakan salah satu budaya ASRD MSD Yogyakarta yang harus terus dilestarikan.
Sebab, menjadi salah satu wadah untuk menunjukkan eksistensi dan implementasi mengajar para dosen sekaligus belajar bagi mahasiswa.
Karya seni visual yang dipamerkan pun beragam. Baik itu dari segi teknik visualisasinya maupun jenis karya yang dibuat.
Karya yang dibuat juga berdasarkan penguasaan skill masing-masing pribadi serta kemampuan menginterpretasikan tema yang dilontarkan yaitu jago atau jagoan.
“Dipilihnya tema itu senafas dengan fisik ayam jago yang telah menjadi ikon ASRD MSD Yogyakarta,” jelas Jarot.
Sementara itu, Direktur ASRD MSD Yogyakarta Dwi Haryanto dalam sambutannya menambahkan, pameran yang mengambil tajuk jago atau jagoan dapat merepresentasikan semangat, keberanian, keahlian, dan ketangguhan yang tercermin dalam setiap karya yang dipamerkan.
Menurutnya, jago bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, tetapi juga tentang keberanian untuk mengekspresikan diri, menghadapi tantangan, dan terus berinovasi dalam bidang desain komunikasi visual.
Pameran tersebut adalah hasil kerja keras, dedikasi dan komitmen para mahasiswa dan dosen yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan kreativitas mereka untuk menghasilkan karya-karya yang luar biasa.
“Setiap karya yang dipamerkan di sini adalah bukti nyata dari semangat pantang menyerah dan keinginan untuk terus belajar dan berkembang,” tegas Dwi.