Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fasilitasi Pembelajaran Fisika di Luar Kelas, Kontes Roket Air Taman Pintar Diikuti Lebih dari 300 Peserta

Elang Kharisma Dewangga • Minggu, 22 September 2024 | 02:30 WIB
Peserta meluncurkan roket buatannya saat kontes roket air taman pintar di Taman Budaya Embung Giwangan, Jogja, Sabtu (21/9). Kontes roket air tahun ini diikuti 332 siswa dari 60 sekolah di DIJ, Jateng, hingga Jakarta (Foto: Elang Kharisma Dewangga).
Peserta meluncurkan roket buatannya saat kontes roket air taman pintar di Taman Budaya Embung Giwangan, Jogja, Sabtu (21/9). Kontes roket air tahun ini diikuti 332 siswa dari 60 sekolah di DIJ, Jateng, hingga Jakarta (Foto: Elang Kharisma Dewangga).

 

 

RADAR JOGJA – Kesannya hanya sekadar membuat roket dari bekas botol air mineral. Kemudian diisi air dan diletakkan dalam pelontar yang dipompa. Tak ternyata tak sesederhana itu dalam membuat hingga bisa meluncurkan roket air.

"Siswa di sini belajar hitungan fisika, sudut dan ruang, hingga kreativitas dan kerjasama,” kata guru Fisika SMAN 1 Depok, Sleman Thoha saat mengikuti Kontes Roket Air Taman Pintar yang berlangsung di Taman Budaya Embung Giwangan, Jogja, Sabtu (21/9).

Secara pribadi, Thoha mengapresiasi betul adanya kompetisi Roket Air tersebut. Sebab, ada sisi edukasi yang bisa didapatkan oleh siswa, bahkan diakuinya siswa bisa lebih senang dengan edukasi tersebut, karena berjalan secara semiformal.

Baca Juga: Dari Lombok Naik Kapal Layar Hendak ke YIA, Dua Bule Australia Berlabuh di Pantai Glagah

Baca Juga: Jelajah Spot Foto Prewedding Hits! Landasan Pacu Depok Jogja Menawarkan Pemandangan Eksotis

"Ini kan hitungannya pembelajaran luar kelas, ini hal yang bagus dan penting bagi siswa," serunya.

Kontes tahunan ini sendiri diikuti lebih dari 300 peserta yang merupakan siswa jenjang SD hingga SMA.  Penelaah Teknis Kebijakan UPT Pengelolaan Taman Budaya yang juga Panitia Penyelenggara Yuanita Maharani menerangkan, tahun ini jumlah pesertanya 332. “Meningkat dibanding tahun lalu yang berjumlah 250 peserta," katanya pada Radar Jogja.

Disebutkan, 332 siswa tersebut datang dari 60 sekolah berbeda. Pesertanya pun tidak saja datang dari wilayah DIJ semata, namun dari beberapa kota lain seperti Magelang, Banyumas, Depok, hingga Jakarta.

Kontes Roket Air tersebut tidak saja diniatkan untuk ajang kompetisi semata, namun juga menjadi wadah edukasi, utamanya pada bidang Fisika dan riset bagi para siswa. "Ini ajang pembelajaran juga, untuk riset sains dan teknologi," tuturnya.

 Baca Juga: Mitos Banaspati: Hantu Api Penjaga Hutan yang Menakutkan dari Jawa dan Kalimantan

Baca Juga: Revisi UU Imigrasi untuk Penguatan Pengawasan WNA dan Perbaikan Pelayanan Telah Disahkan

Baca Juga: PAFI PC Pontianak: Inovasi Teknologi dalam Pengelolaan Obat dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Masyarakat

Selain itu, tujuan lainnya adalah memberi siswa pembelajaran sains dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Juga menumbuhkembangkan kreativitas dan inovasi teknologi tingkat pelajar, membudayakan iklim kompetitif, hingga mendukung kurikulum pendidikan di bidang sains.

Untuk aspek penilaian penilaian meliputi jarak tempuh dan akurasi pada target, dari titik luncur roket air yang dibuat siswa. Menariknya, pembuatan roket sendiri juga dilangsungkan di Embung Giwangan, hal tersebut dilakukan salah satunya untuk menunjukkan transparansi berkompetisi antar peserta.

"Tiap peserta punya dua kesempatan untuk menembakkan roket, jarak tempuhnya sendiri adalah 60 meter," paparnya. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Taman Budaya Embung Giwangan #taman pintar #fisika #bekas #botol #SMAN 1 Depok Sleman #kontes #air mineral #roket air #Jogja