Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dilatih Guru Yang Pernah ke Jepang, Nasya Rif'a Auliya Targetkan Jadi Wakil DIY ke Kyoto di Bidang Lukis

Fahmi Fahriza • Sabtu, 14 September 2024 | 01:35 WIB
siswa SMAN 6 Jogja Nasya Rif
siswa SMAN 6 Jogja Nasya Rif

 

RADAR JOGJA - Prestasi dalam bidang lukis diraih oleh siswa kelas 12 SMAN 6 Jogjakarta Nasya Rif'a Auliya. Ia berhasil terpilih menjadi lima besar terbaik lomba lukis DIY - Kyoto yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY.

Lomba tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat kabupaten/kota, lalu berlanjut ke tingkat provinsi, dan 10 karya terbaik di tingkat provinsi akan diberangkatkan ke Kyoto, Jepang.

"Tahun lalu saya juga ikut, dan lolos juga di tingkat kota. Harapannya untuk tahun ini bisa lebih jauh, sampai Kyoto," katanya, Jumat (13/9).

Baca Juga: Resep Kue Lumpur Tradisional Yang Klasik dan Nikmat, Bisa Buat Cemilan Akhir Pekan

Baca Juga: BPKPAD Bantul Launching Bayar Pakde QRIS, Pembayaran PBB P2 Kian Lebih Mudah

Yang diperlombakan mulai jenjang SD sampai SMA, tingkat kota Jogja. Total ada 200 peserta di semua jenjang. Untuk tingkat SMA pesertanya ada 28 siswa.

"Karya di tingkat kota kemarin bertema solusi Jogja untuk Indonesia, saya melukis di kertas A3 tentang fungsi pohon untuk masa depan," tuturnya.

Kendatipun tidak melakukan persiapan khusus, namun ia cukup berekspektasi untuk bisa melangkah hingga Kyoto. Sebab, ini merupakan tahun terakhirnya di SMA, dan ia ingin memaksimalkan peluang yang ada.

"Karena ini tahun terakhir di SMA, jadi cukup berambisi lolos. Karena lumayan juga nanti dapat sertifikat," ujarnya.

 

Dalam prosesnya, Nasya dibimbing oleh guru Seni Budaya SMAN 6 Jogja Mohamad Budi Hardyantoni, menariknya, Budi sendiri juga merupakan alumni lomba lukis DIY- Kyoto untuk jenjang SD.

 

"Saya alumni peserta terbaik tahun 1990, saat itu saya masih SD dan berangkat ke Kyoto," sebutnya.

 

Budi menerangkan, lomba lukis tersebut merupakan agenda tahunan dari Disbud DIJ, yang mana kolaborasi dengan pihak Kyoto dalam sektor kebudayaan dan seni.

 

"Harapannya pengalaman saya itu bisa memotivasi Nasya untuk terus maju dan berkembang," harapnya.

 Baca Juga: Jangan Lewatkan! Magelang Ethno Carnival Digelar Besok Minggu, Berikut Rute dan Rekayasa Lalu Lintasnya

Baca Juga: Resep Kue Lumpur Tradisional Yang Klasik dan Nikmat, Bisa Buat Cemilan Akhir Pekan

Secara pribadi, Budi banyak memberi tips dan trik soal metode lukis yang dilakukan Nasya. Mulai dari melukis dengan kesesuaian tema, mencari karakteristik dan menciptakan gambar yang punya ciri khas, hingga menonjolkan ikon-ikon yang familiar.

 

"Saya kasih tips ya seperlunya, karena pada dasarnya Nasya ini juga sudah berbakat, tinggal diarahkan sedikit," tuturnya.

 

Senada dengan Nasya, Budi juga berharap bahwa langkah Nasya bisa terus berlanjut. Sebab, Nasya juga menjadi satu-satunya perwakilan SMAN 6 dalam kompetisi tersebut.

 

"Tentu harapannya lolos ya, dia sekarang ini juga sudah mulai persiapan untuk tingkat Provinsi mendatang," terangnya.

 

"Sebelum ke Jepang, 10 karya terbaik itu nanti akan dipamerkan di Bentara Budaya Jogjakarta dulu, harapannya karya dia juga ada di sana," tandasnya (iza).

Editor : Heru Pratomo
#kyoto #lukis #DIY #SMAN 6 Jogjakarta #jepang #Jogja #sd