Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

LLDIKTI V Pantau Kualitas Pelayanan Akademik Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta

Gunawan RaJa • Kamis, 22 Agustus 2024 | 11:00 WIB

 

FOKUS: Mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi swasta. Saat ini, LLDIKTI V Jogjakarta tengah melakukan pemantauan untuk memastikan pelayanan akademik.
FOKUS: Mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi swasta. Saat ini, LLDIKTI V Jogjakarta tengah melakukan pemantauan untuk memastikan pelayanan akademik.
 

RADAR JOGJA - Universitas swasta sedang dalam pantauan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta. Ini menyangkut tentang mutu akademik standar nasional pendidikan tinggi.

Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta Setyabudi Indarto mengaku terus berkomitmen meningkatkan kualitas universitas swasta atau pendidikan tinggi swasta (PTS). "Fokus utama LLDIKTI adalah memastikan bahwa PTS memenuhi standar nasional pendidikan tinggi yang ditetapkan," kata Indarto.

Dalam upaya memperbaiki mutu akademik, LLDIKTI Wilayah V juga melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan akademik di PTS. "Jika ditemukan kekurangan kami memberikan rekomendasi perbaikan," ujarnya.

Selain itu, LLDIKTI juga melakukan klarifikasi data untuk memastikan bahwa semua aspek akademik sesuai dengan standar yang ditetapkan. "Akreditasi menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kualitas pendidikan," ucapnya.

Terkait dengan akreditasi, LLDIKTI Wilayah V aktif memfasilitasi PTS agar dapat memenuhi kriteria akreditasi dari BAN-PT dan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). "Fasilitasi itu dalam bentuk penguatan kualitas dosen, pendampingan penulisan artikel ilmiah, dan kegiatan fasilitasi penelitian serta pengabdian kepada masyarakat," bebernya.

LLDIKTI juga fokus meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tujuannya, demi memastikan kurikulum universitas swasta relevan dengan kebutuhan industri. "Dalam mendukung implementasi MBKM, kami menyelenggarakan workshop untuk memperkuat link and match dengan dunia usaha," bebernya.

Termasuk penyusunan panduan dan kurikulum MBKM melibatkan multi-stakeholder. Dengan begitu, kurikulum dengan kebutuhan industri bisa selaras. "Implementasi kurikulum MBKM yang efektif diharapkan dapat memperpendek masa tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Jogjakarta Fathul Wahid sebelumnya meminta, agar pemerintah bisa memberikan ruang yang sama. Baik untuk PTS maupun perguruan tinggi negeri untuk bisa maju dan berkembang bersama. Ditanya soal pantauan LLDIKTI terhadap PTS untuk menjamin kualitas pelayanan akademik, sampai berita ini diturunkan Fathul masih belum memberikan respons. (gun/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#LLDIKTI #Yogyakarta #pendidikan tinggi swasta #mbkm #lembaga akreditasi #PTS di Jogja