Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Puluhan Siswa SMSR Ikuti Pembelajaran Luar Kelas, Tembok Gudang Pertamina SPBU Lempuyangan Kota Jogja Dimural

Fahmi Fahriza • Selasa, 20 Agustus 2024 | 22:28 WIB

 

 

Foto siswa-siswi SMSR saat membuat mural di tembok SPBU Lempuyangan
Foto siswa-siswi SMSR saat membuat mural di tembok SPBU Lempuyangan
RADAR JOGJA - Pemandangan cukup unik terlihat di area gudang Pertamina yang berada di sebelah SPBU Lempuyanga.

Puluhan siswa dari Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) atau SMKN 3 Kasihan, Bantul tampak asyik membuat mural secara kolektif.

Guru Seni Lukis SMSR Catur Setiawan menyampaikan, kegiatan mural para siswa ini merupakan kolaborasi antara Pertamina dan SMSR.

Di mana pihak SMSR ditunjuk oleh Pertamina untuk membuat mural di tembok yang terdiri dari 17 block, sepanjang kurang lebih 100 meter.

"Pertamina minta kami membuat mural untuk di tembok gudang, sebelumnya ini sering dicoret-coret oleh orang tidak bertanggungjawab," katanya pada Radar Jogja, Selasa (20/8).

Catur mengungkapkan, dalam pembuatan mural tersebut, pihaknya melibatkan total 53 siswa, yang terdiri dari kelas 11 dan kelas 12.

"Siswanya kami yang pilih. Ada 17 dinding block yang dikerjakan, kami bagi 17 kelompok, per kelompok 3 sampai 4 siswa yang mengerjakan," terangnya.

Catur berujar, kegiatan mural ini jadi momentum penting untuk pembelajaran luar kelas bagi para siswanya.

Beberapa aspek pembelajaran mulai daribbelajar bekerjasama, bekerja secara profesional, hingga belajar aspek ketelitian, dan kesabaran.

"Tdak selamanya belajar di ruang kelas. Apalagi SMK, fokus di praktik dan kompetensi mereka, jadi ini hal yang bagus," serunya.

Disebutkan, estimasi pengerjaan mural sendiri akan berlangsung 2 sampai 3 hari, tiap harinya dimulai dari jam 9 pagi dan berakhir jam 3 sore.

"Kami tidak memaksa satu hari jadi, takutnya malah tidak maksimal. Karena cuaca panas dan takutnya kelelahan juga mereka," tuturnya.

Sementara itu, Sales Area Retail Pertamina Jogjakarta Andrian Kusuma membeberkan, pihaknya secara sengaja memilih SMSR karena ingin memberi wadah para siswa untuk berkreasi.

"Kami pilih SMSR untuk memberi siswa wadah dan fasilitasbagar belajar praktik, kami ingin membudayakan dan mewadahi bakat mereka," paparnya.

"Hasil karya mereka ini juga bagus-bagus, kami sudah lihat karya mereka di sekolah," sambungnya.

Andrian berujar, bahwa mural tersebut awalnya diagendakan pada Desember 2023 lalu, namun karena satu dan lain hal, akhirnya baru bisa terealisasi saat ini.

"Desember kan musim hujan, jadi kurang mendukung. Lalu siswa juga libur dari puasa, lebaran, dan kenaikan kelas, makanya baru terealisasi sekarang," paparnya.

Penuturan lain datang dari salah satu siswa, yakni Yusril Agustianto.

Ia menyampaikan, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan.

Sebab secara umum, ia sudah cukup sering membuat karya lukis maupun mural.

"Kesulitannya mungkin di medianya ya, karena ini di tembok, dan tidak rata seperti bikin di kertas atau kanvas," ujarnya.

"Selain itu tidak ada kesulitan, sejauh ini menyenangkan dan lancar saja," bebernya.

Dari kegiatan mural tersebut, Yusril mengaku banyak mendapat pengalaman dan pembelajaran baru, salah satu yang paling dirasakannya adalah aspek kolaborasi.

"Biasanya kan kalau ngerjain sesuatu sendiri, nah sekarang harus bagi-bagi tugas dan mengerjakan secara kelompok," tandasnya.

Editor : Bahana.
#Kota Jogja #SPBU Lempuyangan #Siswa #mural #SMSR