Radar Jogja - Pada era digital ini, media sosial telah menjadi platform utama untuk menyebarluaskan informasi dan tren terkini. Baru-baru ini, video perkenalan Program Pengenalan Kampus dan Kehidupan Mahasiswa Baru (PKKMB) dari Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto di TikTok telah menjadi sorotan utama. Kehebohan ini tidak hanya menambah semangat mahasiswa baru tetapi juga menarik perhatian publik secara luas. Berikut adalah beberapa alasan mengapa video-video ini menjadi viral dan apa yang bisa kita pelajari dari fenomena ini.
1. Kreativitas dan Inovasi dalam Konten
Video perkenalan PKKMB dari Universitas Brawijaya dan UNSOED menarik perhatian karena kreativitas dan inovasi yang ditampilkan. Alih-alih hanya menampilkan materi formal, video ini menggunakan format yang lebih modern dan menghibur. Penggunaan musik trendi, efek visual yang menarik, serta narasi yang menyenangkan menjadikan video ini tidak hanya informatif tetapi juga menghibur. Hal ini menunjukkan bagaimana lembaga pendidikan dapat memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih menarik bagi audiens muda.
2. Interaksi dan Keterlibatan Mahasiswa
Keterlibatan mahasiswa baru dalam video ini juga menjadi salah satu kunci kepopulerannya. Video ini sering menampilkan partisipasi aktif dari mahasiswa baru, termasuk aksi-aksi lucu, tantangan, atau bahkan dilakukan di berbagai macam tempat seperti salah satu mahasiswa baru dari Universitas Brawijaya dalam postingan tiktoknya @itsblack111 yang sedang melakukan ibadah umroh di Tanah Suci. Keterlibatan ini tidak hanya meningkatkan rasa kebersamaan diantara mahasiswa baru, tetapi juga menciptakan momen-momen berharga yang bisa dibagikan di media sosial. Hal ini menciptakan efek viral di mana mahasiswa merasa terhubung dengan komunitas mereka dan lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan kampus.
3. Promosi dan Brand Awareness
Dari sudut pandang promosi, video perkenalan ini juga berfungsi sebagai alat pemasaran yang efektif. Dengan menarik perhatian di TikTok, Universitas Brawijaya dan UNSOED berhasil meningkatkan visibilitas dan brand awareness mereka. Video yang viral dapat mempengaruhi calon mahasiswa dan orang tua mereka, menunjukkan bahwa kampus-kampus ini modern, kreatif, dan beradaptasi dengan tren terbaru. Ini adalah strategi yang cerdas untuk menarik lebih banyak calon mahasiswa yang mungkin tertarik dengan atmosfer kampus yang dinamis dan inovatif.
4. Respons Positif dari Publik
Respons positif dari publik juga memainkan peran penting dalam viralitas video ini. Banyak pengguna TikTok yang memberikan komentar positif dan berbagi video ini, membantu menyebarluaskannya lebih jauh. Reaksi positif ini menunjukkan bahwa konten yang kreatif dan menghibur mampu menarik perhatian dan mendapatkan dukungan dari audiens yang lebih luas.
Baca Juga: Paes Ageng Yogyakarta Simbol Keanggunan Pengantin Putri: Harta, Tahta, Paes Jogja!
Video perkenalan PKKMB Universitas Brawijaya dan UNSOED di TikTok merupakan contoh nyata bagaimana media sosial dapat digunakan secara efektif untuk menarik perhatian dan menciptakan dampak positif. Dengan memanfaatkan kreativitas dan inovasi, serta melibatkan mahasiswa secara aktif, kedua universitas ini tidak hanya berhasil memperkenalkan kampus mereka tetapi juga menciptakan momen-momen viral yang menginspirasi. Ini merupakan langkah yang cerdas dalam memanfaatkan era digital untuk komunikasi dan promosi yang lebih efektif.
Sumber: Berbagai Sumber
Penulis: Rifqa Fitria Nafisa
Editor : Iwa Ikhwanudin